Ini judul paper Agus Marto untuk fit and proper test

Jum'at, 22 Maret 2013 - 18:22 WIB
Ini judul paper Agus...
Ini judul paper Agus Marto untuk fit and proper test
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku sudah siap untuk menjalani fit and proper test sebagai Gubernur Bank Indoensia (BI) di depan Komisi XI DPR, Senin (25/3/2013) mendatang. Mantan Dirut Bank Mandiri tersebut bahkan sudah menyiapkan satu paper khusus sebagai bagian dari fit and proper test.

“Judul paper saya 'Penyelarasan dan Penguatan BI Menuju Bank Sentral yang Kredible dan Terpercaya untuk Mendukung Pembangunan Masyarakat Indonesia yang Berkesinambungan',” papar Agus Marto, usai acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah dan PT PLN, di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (22/3/2013).

Agus menegaskan, dalam papernya tersebut, banyak pesan yang ingin disampaikan. Namun, dia tidak menjelaskan pesan apa yang dimaksud. “Jadi banyak pesan yang ada di situ. Setiap kata dipilih dengan seksama,” imbuhnya.

Meskipun dalam dua hari ke depan, dia harus menghadapi fit and proper test, Agus mengatakan dia tetap menjalankan tugas seperti biasanya, seperti bertemu dengan sejumlah kepala kementerian untuk membahas anggaran.

Mengenai banyaknya pihak yang meragukan kemampuannya dalam persoalan moneter, Agus mengaku tidak terlalu memperdulikannya. “Tentu semua bisa menyampaikan concern,” ucapnya.

Seperti diketahui, Agus Marto merupakan satu-satunya calon yang diajukan presiden untuk menggantikan Darmin Nasution sebagai Gubernur BI yang habis masa jabatannya pada 23 Mei mendatang.

Pencalonan Agus mengundang pro-kontra karena dia pernah ditolak saat dicalonkan sebagai Gubernur BI pada 2008 silam. Kondisi perekonomian Indonesia yang berada dalam ancaman krisis juga menjadi alasan mengapa banyak orang mempertanyakan digesernya Agus dari kursi Menkeu ke Gubernur BI.

Agus juga dinilai tidak terlalu memahami mengenai persoalan moneter. Padahal, moneter menjadi tanggung utama Gubernur BI mengingat tugas pengawasan perbankan akan dialihkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai tahun depan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
7 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
8 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
8 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
9 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
9 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved