Akhir pekan, IHSG diprediksi berpeluang rebound
Jum'at, 24 Mei 2013 - 08:22 WIB
Akhir pekan, IHSG diprediksi berpeluang rebound
A
A
A
Sindonews.com - Kabar gembira datang dari indeks Dow Jones pada perdagangan semalam, yang hanya terkoreksi tipis 0,08 persen dan diperkirakan akan memberikan stabilisasi perdagangan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang memproyeksi bahwa IHSG akan bergerak pada kisaran 5.070-5.191. Menurut dia, pola black opening marubozu terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish reversal dalam perdagangan hari ini.
"Bukan mustahil IHSG berpeluang rebound dalam perdagangan Jumat ini karena akibat panic selling yang tidak mendasar Kamis kemarin, tersedia saham berfundamental kuat menjadi layak beli," kata Edwin, Jumat (24/5/2013).
Perlahan tapi pasti, Dow mengalami pemulihan didorong positifnya tiga data ekonomi utama. Dow hanya terkoreksi tipis 12,67 poin (0,08 persen) ditutup pada level 15.294,5 diikuti kenaikan tipis The Vix 1,81 persen ditutup pada level 14,07.
Adapun, tiga data ekonomi utama tersebut, yakni turunnya data initial jobless claims menjadi sebesar 340 ribu untuk pekan yang berakhir 18 Mei dibandingkan dengan pekan sebelumnya 363 ribu unit.
Selain itu, data The US Flash Market Manufacturing PMI bulan Mei sebesar 51,9 lebih kuat dibandingkan perkiraan awal 51,8, meski lebih rendah dibandingkan data April sebesar 52,1.
Ada juga berita tentang naiknya data new home sales April sebesar 4,97 juta, naik dari sebelumnya 4,94 juta di Maret atau naik tertinggi selama tiga tahun terakhir serta home sales telah naik 9,7 persen selama 12 bulan terakhir.
Padahal, futures dan di awal pembukaan Dow Jones sempat dibuka turun cukup tajam akibat tiga hal, yakni kejatuhan tajam Nikkei sebesar 7 persen, kekhawatiran mengenai kelanjutan program Quantitative Easing serta data PMI China bulan Mei yang turun menjadi 49,6 dari sebelumnya 50,4 di bulan April.
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang memproyeksi bahwa IHSG akan bergerak pada kisaran 5.070-5.191. Menurut dia, pola black opening marubozu terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish reversal dalam perdagangan hari ini.
"Bukan mustahil IHSG berpeluang rebound dalam perdagangan Jumat ini karena akibat panic selling yang tidak mendasar Kamis kemarin, tersedia saham berfundamental kuat menjadi layak beli," kata Edwin, Jumat (24/5/2013).
Perlahan tapi pasti, Dow mengalami pemulihan didorong positifnya tiga data ekonomi utama. Dow hanya terkoreksi tipis 12,67 poin (0,08 persen) ditutup pada level 15.294,5 diikuti kenaikan tipis The Vix 1,81 persen ditutup pada level 14,07.
Adapun, tiga data ekonomi utama tersebut, yakni turunnya data initial jobless claims menjadi sebesar 340 ribu untuk pekan yang berakhir 18 Mei dibandingkan dengan pekan sebelumnya 363 ribu unit.
Selain itu, data The US Flash Market Manufacturing PMI bulan Mei sebesar 51,9 lebih kuat dibandingkan perkiraan awal 51,8, meski lebih rendah dibandingkan data April sebesar 52,1.
Ada juga berita tentang naiknya data new home sales April sebesar 4,97 juta, naik dari sebelumnya 4,94 juta di Maret atau naik tertinggi selama tiga tahun terakhir serta home sales telah naik 9,7 persen selama 12 bulan terakhir.
Padahal, futures dan di awal pembukaan Dow Jones sempat dibuka turun cukup tajam akibat tiga hal, yakni kejatuhan tajam Nikkei sebesar 7 persen, kekhawatiran mengenai kelanjutan program Quantitative Easing serta data PMI China bulan Mei yang turun menjadi 49,6 dari sebelumnya 50,4 di bulan April.
(rna)
Lihat Juga :