Indonesia harus kembangkan infrastruktur maritim

Jum'at, 24 Mei 2013 - 16:59 WIB
Indonesia harus kembangkan...
Indonesia harus kembangkan infrastruktur maritim
A A A
Sindonews.com - Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Lucky Eko Wuryanto menyebut, meski secara infrastruktur Indonesia masih berada di posisi 92 dunia atau urutan 6 di ASEAN, dia heran minat investasi tetap tinggi di Indonesia.

"Bicara infrastruktur kalau diurutkan dari 10 negara ASEAN kita nomer 6 atau nomer 92 dunia. Berarti kan kondisinya sebenarnya tidak berdaya saing. Tapi herannya kita lebih menarik secara investasi. Pertanyaannya kualitas investasi seperti apa kalau infrastrukturnya seperti ini?" ujarnya di JCC, Jakarta, Jumat (24/5/2013).

Secara khusus Lucky berpendapat, apabila terhitung pulau Jawa saja, maka infrastruktur tidak akan berada di urutan 92 dunia. "Kita harus tangani problem infrastruktur," lanjutnya.

Dia menyebut salah satu yang tertinggal adalah pengembangan infrastruktur kelautan dan transportasi laut yang masih belum mendukung Sistem Logistik Nasional.

"Memang diakui kita masih tertinggal dalam mengembangkan transportasi laut. Tapi hal ini sudah jadi perhatian agar kita dapat mewujudkan integrasi Sislognas, agar kiriman barang dapat dimasukkan jaringan sistem transportasi nasional," tuturnya.

Lucky menegaskan, transportasi dan sistem kelautan adalah urat nadi dan pendulum ekonomi Indonesia. "Hal tersebut adalah pendulum ekonomii nusantara. Dan juga bagaimana kita mengembangkan pelabuhan sebagai regional hub untuk mendukung Sislognas," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Nasional dengan Pembangunan Infrastruktur
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
14 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
43 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved