Sensus pertanian akan terjunkan 246 ribu petugas

Senin, 29 April 2013 - 14:49 WIB
Sensus pertanian akan...
Sensus pertanian akan terjunkan 246 ribu petugas
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, dalam melaksanakan sensus pertanian 2013 yang dimulai 1 Mei nanti, pihaknya akan menurunkan sedikitnya 246.412 petugas lapangan.

"Dalam sensus tersebut kami menurunkan 246.412 petugas lapangan. Total ini adalah sensus keenam, terakhir pada 2003, tentunya dalam 10 tahun tersebut sudah banyak perubahan struktur," ujarnya di gedung BPS, Jakarta, (29/4/2013).

Suryamin menyebut anggaran untuk melakukan sensus tersebut sebesar Rp1,6 triliun dan berasal dari APBN. "Tapi jangan lupa kita itu lembaga vertikal jadi 80 persen dari anggaran tersebut untuk membayar honor petugas sensus," paparnya.

Di kesempatan yang sama, Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS, Kecuk Suhariyanto menjelaskan, sensus pertanian ini mempunyai empat tujuan yaitu agar data statistik pertanian tepat akurat agar ada gambaran jelas kemajuan dan permasalahan dalam sektor pertanian, untuk membentuk kerangka sampel yang digunakan sebagai landasan pengambilan sampel sensus pertanian berikutnya, untuk mendapatkan populasi dunia pertanian Indonesia secara keseluruhan, dan agar menemukan angka patokan (benchmark) bagi sektor pertanian.

Kecuk menambahkan, dalam sensus ini akan ada tiga cakupan responden yaitu perusahaan dan perusahan pertanian berbadan hukum, rumah tangga dan seluruh pengelola usaha rumah tangga pertanian, serta bukan perusahaan badan hukum dan bukan rumah tangga pertanian tetapi usaha pertanian. "Contohnya pesantren yang juga mempunyai usaha pertanian," sebut Kecuk.

"Kita melakukan listing, dan dicacah menjadi enam sektor pertanian yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan," tambahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved