Penyusunan DNI harus perhatikan perlindungan UMKM

Sabtu, 25 Mei 2013 - 13:02 WIB
Penyusunan DNI harus...
Penyusunan DNI harus perhatikan perlindungan UMKM
A A A
Sindonews.com – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) meminta agar dalam revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) yang saat ini sedang dibahas pemerintah, dapat lebih memperhatikan dan melindungi eksistensi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Dalam aturan DNI yang baru, UMKM harus dilindungi. Sekarang ini kita sudah kebablasan,” ujar Ketua Umum HIPPI, Suryani Sidik Motik ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (25/5/2013).

Menurutnya, dalam aturan saat ini terlalu banyak memberi kebebasan bagi investor asing. Untuk bidang-bidang yang membutuhkan modal besar atau tenaga ahli sulit, investor asing memang layak diberikan kebebasan seluas-luasnya. Namun, HIPPI meminta untuk beberapa sektor yang lebih banyak dikerjakan UMKM, pemerintah memberikan proteksi.

“Kalau memang ada bidang yang kita tidak memiliki tenaga ahli atau butuh modal yang sangat besar, seperti pertambangan misalnya, asing boleh lah masuk. Tapi, kalau untuk UKM yang bisa dikerjakan bangsa sendiri, asing jangan masuk,” tegas Suryani.

Dia mengungkapkan keprihatinannya atas dominasi asing dalam sektor perekonomian Indonesia. Dominasi itu bahkan sampai pada bidang usaha yang semestinya bisa dikerjakan sendiri oleh bangsa Indonesia.

“Seperti di Bali itu, banyak restoran-restoran yang dimiliki asing. Orang-orang Indonesia hanya sebagai karyawan. Saya kira untuk bidang-bidang yang seperti itu, cukup diberikan kepada UMKM,” jelas Suryani.

Beberapa waktu sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa berjanji dalam revisi DNI nanti, akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing pelaku ekonomi Indonesia dalam ASEAN Economic Community (AEC).

"Ini semua yang saya sebut dalam paket dan perubahan DNI juga termasuk paket cerdas mencari satu upaya agar momentum pertumbuhan dan persaingan dalam AEC bisa dicapai," ujar Hatta.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
24 menit yang lalu
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
1 jam yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
1 jam yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
2 jam yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
2 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved