PM Jepang dukung zona industri Myanmar

Sabtu, 25 Mei 2013 - 16:48 WIB
PM Jepang dukung zona...
PM Jepang dukung zona industri Myanmar
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mendukung pengembangan zona industri utama di dekat kota Yangon dalam kunjungannya ke Myanmar. Kedatangan Abe diharapkan dapat memperdalam hubungan ekonomi kedua negara.

Shinzo Abe menandatanganani nota kesepahaman (MoU) di proyek Thilawa pada hari pertama perjalanan untuk mempromosikan bisnis Jepang di Myanmar, yang sangat membutuhkan investasi dan infrastruktur guna mendorong kebangkitan ekonomi.

"Thilawa SEZ (zona ekonomi khusus) adalah tonggak bersejarah dalam hubungan antara kedua pemerintah dan sektor swasta," kata Wakil Menteri Perencanaan Nasional dan Pembangunan Ekonomi Myanmar, Set Aung, seperti dilansir Straits Times, Sabtu (25/5/2013).

"Ini akan menciptakan quick wins bagi rakyat Myanmar dan pengusaha Jepang dalam hal pekerjaan serta bantuan teknis," tambahnya.

Dalam area proyek seluas 2.400 hektar (6.000 hektar) itu mencakup pelabuhan dan kawasan industri yang akan selesai pada Agustus mendatang.

Jepang dan Myanmar pada Desember sepakat untuk memulai kerja sama tahun ini pada proyek Thilawa yang ditergetkan dapat berjalan pada 2015.

Kunjungan pertama seorang perdana menteri Jepang sejak 1977, Abe berusaha berperan untuk negaranya di wilayah yang kaya sumber daya itu.

Tidak seperti sekutu Barat-nya, Jepang mempertahankan hubungan perdagangan dan dialog dengan Myanmar selama pemerintahan junta yang berakhir pada 2011.

Kedatangan Abe, diharapkan mengungkap bantuan hampir USD1 miliar dalam bantuan pembangunan dan rencana jaringan listrik nasional sebagai bagian dari strategi untuk mempromosikan perusahaan infrastruktur Jepang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Strategi Pemulihan...
5 Strategi Pemulihan Ekonomi ASEAN dari Dampak Covid-19
Ekonomi Asia Mulai Bangkit,...
Ekonomi Asia Mulai Bangkit, Bagaimana dengan Indonesia?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Conference: Southeast...
China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional
IMF: Jika Ekonomi Global...
IMF: Jika Ekonomi Global Terbelah, Asia Jadi Pecundang Terbesar
Tarif Trump Pukul Ekonomi...
Tarif Trump Pukul Ekonomi Asia, Siapa Paling Parah?
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved