MPMX perkuat bisnis sektor rental mobil

Senin, 27 Mei 2013 - 18:13 WIB
MPMX perkuat bisnis...
MPMX perkuat bisnis sektor rental mobil
A A A
Sindonews.com - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) berkomitmen untuk terus memperkuat bisnisnya di sektor jasa penyewaan kendaraan (rental mobil). Hal ini dibuktikan MPM dengan memberikan alokasi terbesar dana hasil penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) kepada anak usahanya, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent).

Sesuai rencana penggunaan dana IPO, MPMRent akan mendapat alokasi sebanyak 36 persen dari dana hasil IPO MPM. Dari dana tersebut, sekitar 24 persen akan digunakan MPMRent untuk membiayai akuisisi perusahaan sejenis. Sisanya yaitu 12 persen akan digunakan untuk menambah jumlah armada baru mencapai 3.000 unit, pembukaan kantor pelayanan, dan mendirikan sekolah khusus pengemudi.

Presiden Direktur MPMRent Koji Shima mengatakan, perseroan telah menandatangani perjanjian akuisisi perusahaan rental mobil yang mempunyai 1.280 kendaraan. Akuisisi ini ditargetkan selesai pada Juni 2013. Aksi korporasi ini mengikuti akuisisi terhadap perusahaan rental mobil lain dengan 1.779 unit armada yang telah dilakukan pada Februari lalu.

“Untuk memperkuat nilai perusahaan, selain bertumbuh secara organik, MPMRent juga menjalankan strategi pertumbuhan secara anorganik yang dilakukan melalui akuisisi perusahaan sejenis yang potensial.” ujar Koji dalam keterangan resminya, Senin (27/5/2013).

Koji juga mengungkapkan, pasar rental mobil di Indonesia berkembang semakin besar. Tingginya pertumbuhan ekonomi dan besarnya investasi baru di Indonesia, telah mendorong kebutuhan terhadap kendaraan operasional meningkat tajam.

Saat ini diperkirakan terdapat sekitar 1,5 juta kendaraan operasional yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 ribu unit merupakan kendaraan yang disewa dari berbagai perusahaan rental mobil.

“Pertumbuhan bisnis rental mobil juga dipengaruhi oleh banyaknya perusahaan multinasional seperti dari Jepang, Amerika Serikat dan Eropa yang berinvestasi di Indonesia. Kebanyakan dari perusahaan itu memilih menggunakan jasa rental mobil," ujarnya.

Menurutnya, strategi tersebut belakangan mulai diikuti oleh perusahaan-perusahaan Indonesia. Penggunaan jasa rental mobil dianggap lebih menguntungkan. Selain tidak mengganggu modal kerja, nilai aset perusahaan tidak terdepresiasi terlalu besar.

“Ekonomi Indonesia yang positif telah menciptakan peluang lebih besar di bisnis rental mobil. Banyak perusahaan-perusahaan baru yang berdiri dan masuk ke Indonesia lebih memilih menggunakan kendaraan sewa yang dianggap sebagai aset ringan daripada membeli sendiri. Prospek bisnis rental sangat cerah,” jelasnya.

Untuk informasi, MPMRent didirikan oleh Koji Shima yang memulai bisnis rentalnya di Indonesia pada tahun 2000. Melalui kerjasama dengan ANJ Grup maka berdirilah ANJ Rent pada tahun 2008. ANJ Rent kemudian diakuisisi oleh PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) dan berganti nama menjadi PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) di tahun 2012. Saat ini, MPMRent memiliki 21 kantor layanan di seluruh Indonesia.

Kantor pelayanan MPMRent berada di kota-kota besar seperti Aceh, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan Jawa Timur. Jakarta masih menjadi pasar terbesar dengan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan sekitar 30%-35%. Saat ini, 100% saham MPMRent dimiliki sepenuhnya oleh MPM.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Sarana Mitra Luas...
PT Sarana Mitra Luas Tbk Terbitkan Obligasi, Kupon Hingga 7,80%
Mengenal PT Arita Prima...
Mengenal PT Arita Prima Indonesia Tbk, Mitra Andal untuk Proyek Industri Anda!
Jangkau Pasar Milenial,...
Jangkau Pasar Milenial, Astec Buka Official Shop di Shopee
Sudah Punya Digimap,...
Sudah Punya Digimap, Mengapa MAP Luncurkan Digiplus?
PT Sarana Mitra Luas...
PT Sarana Mitra Luas Tbk, Pionir Rental Forklift Elektrik & Pemain Kunci di Pasar Domestik
Pandemi Covid-19 Malah...
Pandemi Covid-19 Malah Jadi Peluang bagi Bisnis LUCK
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved