Pencari tunjangan pengangguran AS melonjak 16.000

Sabtu, 30 Maret 2013 - 13:37 WIB
Pencari tunjangan pengangguran...
Pencari tunjangan pengangguran AS melonjak 16.000
A A A
Sindonews.com - Jumlah warga Amerika Serikat (AS) yang mencari tunjangan pengangguran melonjak 16.000, sebagai kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Tetapi tren jangka panjang PHK tetap konsisten dengan pasar kerja yang membaik.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, aplikasi meningkat disesuaikan musiman 357.000 untuk pekan yang berakhir 23 Maret. Jumlah tersebut naik dari 341.000 pada pekan sebelumnya, yang direvisi sedikit lebih tinggi.

"Meskipun klaim pengangguran dalam dua minggu awal lebih tinggi, tren keseluruhan dari pertumbuhan pasar tenaga kerja terus menguat," ujar Jennifer Lee, ekonom senior dari BMO Capital Markets, seperti dilansir dari Guardian, Sabtu (30/3/2013).

Pertama kali aplikasi proxy untuk PHK, telah menurun sejak November 2012. Jumlah pekerjaan dipercepat, menurunkan tingkat pengangguran pada Februari 2013 ke level terendah dalam empat tahun dari 7,7 persen.

Selama masa resesi, jumlah orang yang mencari bantuan rata-rata hanya 320.000 seminggu pada 2007. Angka pengangguran melonjak menjadi 418.000 pada 2008 dan 574.000 pada 2009.

Tahun berikutnya, PHK dan pemecatan mereda. Jumlah pengangguran jatuh ke angka 459.000 pada 2010, kemudian 409.000 pada 2011, dan 375.000 pada 2012. Sementara 12 minggu pertama tahun ini rata-rata sekitar 353.000.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
15 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
25 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
41 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
42 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
52 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved