Supreme Energy klaim sudah penuhi syarat

Senin, 01 April 2013 - 16:33 WIB
Supreme Energy klaim...
Supreme Energy klaim sudah penuhi syarat
A A A
Sindonews.com - President Director & CEO PT Supreme Energy, Supramu Santosa menegaskan, pihaknya sudah berulang kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar sejak ditandatanganinya power purchase agreement (PPA) pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Rajabasa pada tahun lalu.

“Kami sudah memenuhi semua persyaratan teknis maupun administrasi. Kami berharap izin pinjam pakai dapat diterbitkan dalam waktu dekat,” kata dia, Senin (1/4/2013).

Lebih lanjut dia mengatakan, Supreme Energy akan melakukan pemboran sumur eksplorasi sebanyak 4-5 sumur di wilayah kerja pertambangan (WKP) tersebut. Jika berhasil, kegiatan akan dilanjutkan dengan pemboran 20 sumur pengembangan dengan total investasi mencapai USD683 juta.

“Meski telah menyiapkan investasi untuk proyek tersebut. Namun kegiatan eksplorasi pertama di WKP itu masih terkendala izin dari Kementerian Kehutanan,” ujarnya.

Sementara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Kementerian Kehutanan akan meninjau ulang pengembangan PLTP Rajabasa di Gunung Rajabasa, Lampung Selatan.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan bahwa kunjungan ke lapangan Rajabasa terkait masalah izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan yang belum juga dikantongi oleh PT Supreme Energy.

Supreme memiliki luas WKP di gunung Rajabasa mencapai 19.520 hektar (ha). Sekitar 5.000 ha diantaranya masuk dalam kawasan hutan lindung. Berdasarkan Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, aktivitas kegiatan usaha nonkehutanan harus terlebih dulu mengantongi izin dari kementerian terkait.

Proyek PLTP Rajabasa termasuk dalam program percepatan pembangunan pembangkit (Fast Track Program/FTP) berkapasitas 10.000 Megawatt tahap dua. PLTP ini berkapasitas 2x110 megawatt dan PLN akan membeli listrik dari PLTP ini seharga USD9,5 sen per kilowatt hour (kwh).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koordinasi Intensif...
Koordinasi Intensif Mengurai Tantangan Pengembangan Panas Bumi
Garap Proyek PLTP Dieng...
Garap Proyek PLTP Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha 2, GeoDipa Ditopang PT PII
Pengeboran Segera Dimulai,...
Pengeboran Segera Dimulai, Megaproyek PLTP Patuha 2 Topang Pasokan Listrik Jawa-Bali
Resmi Beroperasi, PLTP...
Resmi Beroperasi, PLTP Sorik Marapi Unit 2 Kapasitas 45 MW
Buntut Kebocoran Gas,...
Buntut Kebocoran Gas, Kementerian ESDM Setop Operasi PLTP Sorik Marapi
Bangun PLTP Mataloko...
Bangun PLTP Mataloko 20 MW di NTT, PLN Kucurkan Rp101,8 Miliar
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
1 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved