Pertamina diminta tak buru-buru gunakan IT BBM

Selasa, 02 April 2013 - 16:37 WIB
Pertamina diminta tak...
Pertamina diminta tak buru-buru gunakan IT BBM
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru ditetapkan, Agus Martowardojo mengaku sudah membahas soal alat pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Dia menyatakan, untuk merealisasikan hal tersebut dibutuhkan teknologi, waktu, serta pengadaan. "Hal itu (penggunaan teknologi informasi) sudah dibahas. Intinya sistem pengendalian subsidi, kalau akan dilakukan itu memerlukan teknologi, dan itu perlu waktu serta pengadaan untuk mewujudkannya," ujarnya kepada Sindonews seusai penetapannya sebagai Gubernur BI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/4/2013).

Agus menjelaskan, ada pemikiran yang dia tidak sepakati mengenai hitung-hitungan penggunaan sistem teknologi yang dikompensasi dengan penyesuaian besaran alpha dalam BBM. Dia juga meminta PT Pertamina (Persero) melakukan standar pengadaan peralatan teknologi yang baik dan akan dipertanggungjawabkan.

"Jadi nanti akan diadakan langsung oleh Pertamina sebagai BUMN dan harus dilakukan dengan standar pengadaan yang baik. Nanti, anggaran itu akan ditanggung Pertamina dan tentu di akhir masa periode akan diperhitungkan dengan deviden akan dibayarkan BUMN itu," terang dia.

Selain itu, Agus juga berpesan bahwa proses pengadaan teknologi tersebut harus mengacu pada good governance dan Pertamina harus mempertimbangkan secara matang dan tidak terburu-buru. Pertamina juga harus memperhatikan Term Of Reference (TOR)-nya agar tidak terjadi inefisiensi.

"Yang saya ingin titipkan adalah proses pengadaanya harus good governance jangan sampai ada inisiatif menggunakan teknologi informasi yang terburu-buru. TOR-nya tidak jelas nanti pengadaannya tidak tepat dan bisa terjadi inefisiensi. Tapi, sebagai BUMN yang memiliki reputasi yang baik, Pertamina akan jaga ini dan mempertanggungjawabkan dalam RUPS yang diawasi komisaris," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved