PM India: Pertumbuhan ekonomi 5% mengecewakan

Rabu, 03 April 2013 - 13:13 WIB
PM India: Pertumbuhan...
PM India: Pertumbuhan ekonomi 5% mengecewakan
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri India, Manmohan Singh mengatakan, pertumbuhan ekonomi 5 persen sangat mengecewakan. Dia berharap kembali ke pertumbuhan 8 persen.

Singh percaya penurunan yang terjadi saat ini bersifat sementara, sebagian disebabkan faktor global dan kebutuhan untuk mengembalikan keseimbangan makro ekonomi. "Kita harus mengatasi CAD tinggi dan pelemahan ekspor," tegasnya, seperti dilansir Business Standard, Rabu (3/4/2013).

Singh menyatakan, pemerintah bertekad mencapai target konsolidasi fiskal. Pemerintah akan melakukan segala kemungkinan untuk mencapai roadmap defisit fiskal.

Singh juga kecewa dengan penurunan investasi di sektor swasta, yang harus didorong kemajuan Komite Kabinet Investasi.

Seperti diketahui, ekonomi India terpukul oleh perlambatan global dan inflasi yang tinggi, hingga perekonomian tumbuh sekitar 5 persen pada tahun buku yang berakhir pada 31 Maret. Angka ini sebagai laju terlambat dalam satu dekade, jauh dari pertumbuhan dua digit yang terlihat pada awal 2000-an.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
50 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved