Hatta sarankan calon Menkeu bukan dari parpol
Jum'at, 05 April 2013 - 19:37 WIB
Hatta sarankan calon Menkeu bukan dari parpol
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang perekonomian Hatta Rajasa menyarankan agar calon Menteri Keuangan (Menkeu) pengganti Agus Martowardojo bukan berasal dari partai politik (parpol).
"Yang penting calon tersebut bukan berasal dari partai," ujarnya usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/4/2013).
Dia menambahkan, bahwa Presiden pasti sudah memikirkan hal ini secara masak dan tidak setengah-setengah dalam menentukan Menkeu yang baru.
"Bapak presiden yang umumkan, tentu Presiden berpikir tidak sepotong-sepotong. Pak Agus jadi Gubernur BI pasti sudah dipikirkan penggantinya," tutupnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hatta Rajasa menyatakan, hanya Presiden yang mengetahui calon menteri keuangan sebagai pengganti Agus Martowardojo yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Menurutnya, putra bangsa terbaik yang pantas mengisi posisi sebagai menteri keuangan. Hal ini semuanya diserahkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Hanya presiden yang tahu soal ini, yang pasti penunjukannya sebelum jatuh tempo jabatan Gubernur BI, sudah harus ada calon. Tentunya Presiden mencari putra bangsa terbaik," ujarnya kemarin.
"Yang penting calon tersebut bukan berasal dari partai," ujarnya usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/4/2013).
Dia menambahkan, bahwa Presiden pasti sudah memikirkan hal ini secara masak dan tidak setengah-setengah dalam menentukan Menkeu yang baru.
"Bapak presiden yang umumkan, tentu Presiden berpikir tidak sepotong-sepotong. Pak Agus jadi Gubernur BI pasti sudah dipikirkan penggantinya," tutupnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hatta Rajasa menyatakan, hanya Presiden yang mengetahui calon menteri keuangan sebagai pengganti Agus Martowardojo yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Menurutnya, putra bangsa terbaik yang pantas mengisi posisi sebagai menteri keuangan. Hal ini semuanya diserahkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Hanya presiden yang tahu soal ini, yang pasti penunjukannya sebelum jatuh tempo jabatan Gubernur BI, sudah harus ada calon. Tentunya Presiden mencari putra bangsa terbaik," ujarnya kemarin.
(gpr)
Lihat Juga :