Singapura ajak Indonesia-Malaysia kerja sama pajak

Selasa, 09 April 2013 - 15:33 WIB
Singapura ajak Indonesia-Malaysia...
Singapura ajak Indonesia-Malaysia kerja sama pajak
A A A
Sindonews.com - Deputi Perdana Menteri, yang juga Menteri Bidang Otoritas Moneter Singapura (MAS), Tharman Shanmugaratnam mengemukakan, pihaknya telah menawarkan Malaysia dan Indonesia memperbarui perjanjian pajak yang disepakati secara standar internasional untuk pertukaran informasi.

"Setelah perjanjian pajak kami dengan Malaysia dan Indonesia diperbarui sesuai standar, seperti perjanjian pajak kita dengan negara lain, kita dapat membangun hubungan lebih baik. Hal ini untuk meningkatkan kerja sama pajak lebih lanjut," ujar Tharman seperti dilansir dari Bernama, Selasa (9/4/2013).

Tharman mengatakan, Singapura siap bekerjasama dan membantu yurisdiksi asing dalam memerangi kejahatan keuangan, termasuk pertukaran informasi rekening bank.

"Kami dapat menyediakan bantuan hukum timbal balik untuk penyelidikan pencucian uang, serta berbagai kejahatan serius - termasuk korupsi, penyuapan dan penipuan," jelasnya.

"Hal ini sejalan dengan rekomendasi Financial Action Task Force (FATF) dan Konvensi PBB Melawan Korupsi. Melalui perjanjian bilateral pajak, kami juga dapat bertukar informasi secara aktif dengan Malaysia dan Indonesia untuk penyelidikan pajak," tambah Tharman.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
5 Strategi Pemulihan...
5 Strategi Pemulihan Ekonomi ASEAN dari Dampak Covid-19
Perlindungan Alam di...
Perlindungan Alam di Asia Tenggara Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi
Asia Tenggara Berpotensi...
Asia Tenggara Berpotensi Besar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Kiai Cholil Nafis Dorong...
Kiai Cholil Nafis Dorong Asia Tenggara Terapkan Ekonomi Syariah
Pandemi Pacu Ekonomi...
Pandemi Pacu Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved