Bank Chinatrust Indonesia luncurkan Provesta Optimum

Jum'at, 12 April 2013 - 17:22 WIB
Bank Chinatrust Indonesia...
Bank Chinatrust Indonesia luncurkan Provesta Optimum
A A A
PT Bank Chinatrust Indonesia (BCI) menggandeng PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meluncurkan produk bancassurance, Provesta Optimum.

Produk ini dirancang dalam bentuk unit link dengan sistem pembayaran premi tunggal, dialokasikan pada investasi dan perlindungan jiwa. Kelebihan utama produk tersebut adalah Auto Risks Management System (ARMS). Melalui fitur ini nasabah memiliki kendali untuk meminimalkan risiko.

Director/Retail Banking Group of BCI
, Inayat Hisyam mengemukakan, Provesta Optimum memiliki prospek yang menjanjikan. Pihaknya menargetkan produk ini mampu berkontribusi mengingat layanan tersebut dikembangkan dan dirancang khusus oleh Generali bagi nasabah BCI. "Fitur ARMS yang tersedia di produk ini sangat membantu pemasaran produk,” terangnya.

Sikap optimisme juga ditunjukkan President Director of BCI, Joseph Shih. Dia melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang trennya meningkat, menjadi faktor pendorong untuk berinvestasi.

Terkait dengan produk tersebut, Chief Executive Officer of Generali, Edy Tuhirman menyatakan, perbedaan mendasar produk ini dengan yang lain adalah adanya fitur ARMS. Ini adalah fitur yang hanya dimiliki Provesta Optimum. “Fitur ini, diibaratkan sebagai rem. Nasabah akan dibantu kapan investasi digas dan kapan direm,” jelasnya.

Edy memaparkan fasilitas yang dikembangkan dalam produk ini mencakup auto-rebalancing, auto scheduled, to-up, auto trading dan auto re-entry. “Dengan fasilitas ini memungkinkan nasabah menentukan batas profit-taking, cut loss dan memungkinkan nasabah masuk kembali sesuai dengan rencana investasi ketika keadaan pasar stabil,” tambahnya.

Pada saat bersamaan, nasabah juga akan menikmati keuntungan dari fasilitas aoto-rebalancing untuk memonitor alokasi aset yang telah ditentukan nasabah sebelumnya.

Tercatat, pada akhir 2012, Generali Indonesia membukukan pertumbuhan yang kuat dan stabil, yaitu dengan perolehan total premi Rp644 miliar. Angka ini meningkat sebanyak 104 persen dari perolehan premi tahun lalu, yaitu Rp315 miliar. Peningkatan didapat dari kontribusi Bancaassurance sebanyak 53 persen.

Atas keberhasilan tersebut, Edy menilai, ini hasil dari kinerja terbaik dan berkelanjutan secara positif dari bancaassurance, yang didukung oleh pelayanan terbaik, seperti service dan iconnect. Nasabah juga memperoleh kemudahan dan kenyamanan untuk mengakses dan memonitor portopolionya sehari-hari.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Persiapkan Ibadah di...
Persiapkan Ibadah di Tanah Suci dengan Proteksi Jiwa dan Investasi
Meroket! Hasil Investasi...
Meroket! Hasil Investasi Asuransi Jiwa Tumbuh 105,1 Persen
Bukan hanya Produk,...
Bukan hanya Produk, Investasi di Asuransi juga Sedap-Sedap Ngeri
Tangguh Kelola Investasi...
Tangguh Kelola Investasi di Tengah Ketidakpastian, MNC Life Sabet Unitlink Award 2026
Solusi Asuransi Jiwa...
Solusi Asuransi Jiwa dan Investasi Hadir di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Perkuat Bisnis, Sun...
Perkuat Bisnis, Sun Life Indonesia Siapkan Strategi Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
11 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
45 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved