DPR desak pemerintah buat langkah penghematan

Jum'at, 12 April 2013 - 21:47 WIB
DPR desak pemerintah...
DPR desak pemerintah buat langkah penghematan
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achsanul Qosasi mengatakan, pemerintah memang harus membuat langkah-langkah penghematan untuk menekan inflasi saat ini. Pada bulan ini inflasi sudah mendekati lebih dari 5 persen.

"Kemungkinan untuk mencapai 6,8 persen tidak akan tercapai melihat keadaan seperti ini," ujarnya saat dihubungi SINDO, Jumat (12/4/2013).

Menurutnya, beberapa tahun ini APBN kita tidak memenuhi kuota BBM. Untuk itu pemerintah harus segera menyusaikan harga. "Mau itu dinaikkan mencapai Rp500 atau Rp1.000 yang terpenting dampak implikasi untuk penghematannya," ucapnya.

Untuk itu, pemerintah juga harus segera mencari solusi untuk mengimbangi dari dampak kenaikan yang akan diterima masyarakat. DPR tidak akan mengintervensi apapun keputusan pemerintah baik itu Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau program-program kesejahteraan rakyat.

Dia mengatakan, untuk itu pemerintah harus memonitoring pendistribusian ВВМ agar tepat pada sasaran. Jangan sampai, ВВМ dinikmati oleh mereka yang mampu. "Sekarang bisa kita lihat, premium dinikmati oleh mereka yang bukan haknya," kata dia.

Menurutnya, jika kita bisa mengurangi subsidi BBM dipastikan pemerintah bisa mengalokasikan untuk kepentingan rakyat yang lainnya. Seperti Rp14-15 triliun bisa dialokasikan untuk program kemiskinan.

"Total penghematan bisa mencapai 30 persen untuk BLT, 40 persen untuk infrastruktur dan 30 persen untuk inflasi," katanya.

Untuk itu pemerintah harus segera melakukan simulasi guna melihat dampak dari pengurangan subsidi BBM. Selain itu kebijakan ini harus segera dilakukan pemerintah melihat BBM adalah subsidi terbesar yang menghabiskan APBN.

"Kebijakan ini harus segera dilakukan paling lama sekitar Mei atau Juni. Ini juga sudah terlambat," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Harga BBM Boleh...
Kenaikan Harga BBM Boleh Saja, Pengamat: Jangan Sekaligus, Biar Enggak Panik
Awas Efek Kenaikan BBM...
Awas Efek Kenaikan BBM Pertalite, Pengamat: Target Pemulihan Ekonomi Bisa Buyar
Ombudsman Sarankan Pembatasan...
Ombudsman Sarankan Pembatasan BBM Subsidi Dibanding Menaikkan Harga
Wajarkah Harga BBM Subsidi...
Wajarkah Harga BBM Subsidi Harus Naik di Tengah Lonjakan Minyak Dunia?
Aturan Pembatasan Pembelian...
Aturan Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi Sudah di Tangan Jokowi
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi Dimulai 1 Oktober 2024
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved