Solar langka, perusahaan bus di Jatim tak beroperasi
Selasa, 16 April 2013 - 16:18 WIB
Solar langka, perusahaan bus di Jatim tak beroperasi
A
A
A
Sindonews.com - Kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah SPBU Jawa Timur(Jatim), mulai meresahkan pengusaha angkutan. Puluhan armada bus antar kota dan antar provinsi (AKAP) yang biasa melayani perjalanan reguler melalui Terminal Purabaya, Surabaya terpaksa tidak beroperasi.
Jumlah armada bus di terminal tersebut menurun sejak tiga hari lalu. Lebih dari 50 bus yang biasa melayai rute reguler melalui terminal ini berhenti beroperasi. Mereka lebih memilih kendaraannya diparkir di garasi perusahaan masing-masing.
Para pengusaha pun mengaku rugi. Sejumlah crew bus mengkhawatirkan jika diperjalanan kehabisan solar. Menurut mereka, sejumlah SPBU yang dilalui wilayah Jawa Timur hampir seluruhnya membatasi pembelian solar dengan batas maksimum antar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu untuk satu unit bus yang antre.
"Ya kami memilih enggak jalan karena sulit mencari solar," kata salah satu sopir bus, Winardi, Selasa (16/4/2013).
Sementara itu, terkait berkurangnya jumlah armada bus reguler di Terminal Purabaya, pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Purbaya, kini tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan otobus untuk tetap menjalan armadanya meskipun sulit untuk mencari stok solar.
Jumlah armada bus di terminal tersebut menurun sejak tiga hari lalu. Lebih dari 50 bus yang biasa melayai rute reguler melalui terminal ini berhenti beroperasi. Mereka lebih memilih kendaraannya diparkir di garasi perusahaan masing-masing.
Para pengusaha pun mengaku rugi. Sejumlah crew bus mengkhawatirkan jika diperjalanan kehabisan solar. Menurut mereka, sejumlah SPBU yang dilalui wilayah Jawa Timur hampir seluruhnya membatasi pembelian solar dengan batas maksimum antar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu untuk satu unit bus yang antre.
"Ya kami memilih enggak jalan karena sulit mencari solar," kata salah satu sopir bus, Winardi, Selasa (16/4/2013).
Sementara itu, terkait berkurangnya jumlah armada bus reguler di Terminal Purabaya, pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Purbaya, kini tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan otobus untuk tetap menjalan armadanya meskipun sulit untuk mencari stok solar.
(izz)
Lihat Juga :