Pemerintah klaim kenaikan BBM disetujui masyarakat mampu

Rabu, 17 April 2013 - 16:54 WIB
Pemerintah klaim kenaikan...
Pemerintah klaim kenaikan BBM disetujui masyarakat mampu
A A A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber DAya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) premium untuk mobil pribadi menjadi Rp6.500 per liter. Rencana kenaikan tersebut, menurutnya tetap disubsidi oleh pemerintah mengingat kini harga keekonomian BBM telah mencapai Rp9.500 per liter.

Dikatakannya, dengan menaikan harga premium untuk mobil pribadi tersebut, pemerintah hanya mengurangi subsidi sebesar Rp2.000 perliter kepada masyarakat yang mampu.

"Harga keekonomian BBM sekarang Rp9.500, kalau dijual Rp4.500 berarti Rp5.000 disubsidi per liter. Untuk yang mampu masih disubsidi," ujar Jero di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Jero menyatakan, mayoritas masyarakat yang mampu sepakat atas rencana pemerintah tersebut. "Kelihatannya itu diterima oleh masyarakat. Pantaslah, ini kan demi negara dan ekonomi kita, yaitu masih diberikan subsidi kira-kira Rp3.000 yang mampu. Detail inilah yang beliau (Presiden SBY) ingin sampai di lapangan," katanya.

Sementara untuk kendaraan sepeda motor, angkutan umum atau pelat kuning, Jero memastikan tetap diberlakukan harga BBM premium Rp4.500 perliter.

Untuk implementasinya, kata dia, harga BBM tersebut dijual terpisah. Artinya, harga BBM premium Rp4.500 per liter tak dijual di SPBU yang menjual Rp6.500 perliter, begitu juga hal sebaliknya. "Jadi, harga BBM premium Rp4.500 per liter dengan Rp6.500 per liter tidak dijual dalam satu SPBU," pungkasnya.

Seperti diketahui, hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menggelar rapat kabinet terbatas internal di kantor Presiden, Jakarta.

Namun, Pemerintah masih belum memutuskan atas kebijakan subsudi BBM premium tersebut. Pemerintah masih akan mematangkan sejumlah opsi yang sudah ada.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Anggaran Subsidi...
Pengamat: Anggaran Subsidi BBM Bisa Dialihkan untuk Kesehatan dan Pendidikan
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kenaikan Harga BBM Boleh...
Kenaikan Harga BBM Boleh Saja, Pengamat: Jangan Sekaligus, Biar Enggak Panik
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
17 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved