IHSG diprediksi bergerak di kisaran 4.987-5.025
Jum'at, 19 April 2013 - 08:19 WIB
IHSG diprediksi bergerak di kisaran 4.987-5.025
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan berada pada kisaran 4.987-5.025. Pola three white soldiers terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation dalam perdagangan hari ini.
Demikian disampaikan Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang jelang perdagangan terakhir pekan ketiga bulan April 2013 yang penuh fluktuasi.
Edwin mengatakan, mengecewakannya pendapatan dan atau laba bersih emiten Morgan Stanley, Bank of America, UnitedHealth, eBay dan terus tertekannya saham Apple di tengah mengecewakannya data weekly jobless claims yang bertambah 4.000 menjadikan total tumbuh 352 ribu (bandingkan konsensus mengharapkan tumbuh 350 ribu unit), meningkat dibandingkan data sebelumnya 346 ribu unit.
"Selain itu, data business activity in the mid-Atlantic ekspansi lebih kecil dari perkiraan awal serta data future U.S. economic activity bulan yang turun pertama kali dalam 7 bulan terakhir menjadi faktor negatif Dow kembali turun di hari ke dua sebesar -81,45 poin (-0,56 persen)," kata Edwin, Jumat (19/4/2013).
Kondisi tersebut, kata Edwin turut diiringi naiknya The Vix sebesar +6,36 persen ditutup pada level 17,56. Sinyal awal bahwa beberapa indeks di Wall Street seperti S&P 500, Nasdaq and Russel telah turun di bawah 50 days Moving Average (pergerakan rata-rata selama 50 hari) serta kejatuhan Dow Jones selama dua hari sebesar 219,64 poin (-1,5 persen), bahkan sudah muncul analisis bahwa Dow Jones berpotensi turun 5-10 persen ke depannya.
"Kondisi tersebut kembali menguji kesaktian IHSG, apakah berpeluang melanjutkan kenaikan di tengah PE 2013F IHSG yang saat ini berada pada level 16,43 kali, mendekati level tertinggi IHSG yang saya perkirakan sebesar 5.150 setelah direvisi dua kali dengan PE 2013F sebesar 16,9 kali sambil menunggu rilis laporan keuangan Q1/2013, apakah akan kembali di-revise up atau di-revise down," tutur Edwin.
Demikian disampaikan Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang jelang perdagangan terakhir pekan ketiga bulan April 2013 yang penuh fluktuasi.
Edwin mengatakan, mengecewakannya pendapatan dan atau laba bersih emiten Morgan Stanley, Bank of America, UnitedHealth, eBay dan terus tertekannya saham Apple di tengah mengecewakannya data weekly jobless claims yang bertambah 4.000 menjadikan total tumbuh 352 ribu (bandingkan konsensus mengharapkan tumbuh 350 ribu unit), meningkat dibandingkan data sebelumnya 346 ribu unit.
"Selain itu, data business activity in the mid-Atlantic ekspansi lebih kecil dari perkiraan awal serta data future U.S. economic activity bulan yang turun pertama kali dalam 7 bulan terakhir menjadi faktor negatif Dow kembali turun di hari ke dua sebesar -81,45 poin (-0,56 persen)," kata Edwin, Jumat (19/4/2013).
Kondisi tersebut, kata Edwin turut diiringi naiknya The Vix sebesar +6,36 persen ditutup pada level 17,56. Sinyal awal bahwa beberapa indeks di Wall Street seperti S&P 500, Nasdaq and Russel telah turun di bawah 50 days Moving Average (pergerakan rata-rata selama 50 hari) serta kejatuhan Dow Jones selama dua hari sebesar 219,64 poin (-1,5 persen), bahkan sudah muncul analisis bahwa Dow Jones berpotensi turun 5-10 persen ke depannya.
"Kondisi tersebut kembali menguji kesaktian IHSG, apakah berpeluang melanjutkan kenaikan di tengah PE 2013F IHSG yang saat ini berada pada level 16,43 kali, mendekati level tertinggi IHSG yang saya perkirakan sebesar 5.150 setelah direvisi dua kali dengan PE 2013F sebesar 16,9 kali sambil menunggu rilis laporan keuangan Q1/2013, apakah akan kembali di-revise up atau di-revise down," tutur Edwin.
(rna)
Lihat Juga :