Pemerintah diminta jangan jadikan rakyat alat percobaan

Sabtu, 20 April 2013 - 18:57 WIB
Pemerintah diminta jangan...
Pemerintah diminta jangan jadikan rakyat alat percobaan
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VII DPR, Ismayatun meminta pemerintah tidak berlama-lama dalam membuat kebijakan soal bahan bakar minyak (BBM) dalam rangka mengendalikan subsidi BBM. Dia juga meminta agar pemerintah tidak menjadikan masyarakat sebagai alat percobaan.

“Semua itu (kewenangan) kembali kepada pemerintah (untuk menaikkan harga BBM bersubsidi). Hanya saja kalau akan ada satu keputusan, jangan sampai memakan waktu yang lama,” ujar Ismayatun ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (20/0/2013).

Dia menilai pemerintah seperti menjadikan rakyat sebagai alat percobaan dalam rencana kebijakan pengendalian subsidi BBM.

“Saya sayangkan masyarakat hanya dijadikan uji coba. Berhari-hari, kesannya belum ada konsep yang jelas, sehingga timbul keresahan,” ujarnya.

Menurut dia, pejabat yang terkait dengan masalah BBM lebih banyak melempar wacana ke media, ketimbang mempersiapkan konsep yang jelas. Lebih lanjut, Ismayatun menuturkan bahwa pemerintah tidak serius untuk menyelesaikan persoalan beban subsidi BBM. Hal ini terlihat dari berubah-ubahnya rencana dan kebijakan untuk mengendalikan beban subsidi BBM.

“Saya sudah hampir 10 tahun mendengar rencana pemerintah ini, lebih banyak maju-mundur. Dulu ada smart card, lalu sticker dan segala macam program. Pemerintah tidak serius mengenai BBM,” tandasnya.

Pemerintah akan menerapkan kebijakan dual price BBM bersubsidi pada Mei mendatang dan persiapan mengenai harga akan rampung pada akhir bulan ini. Tiap SPBU akan menjual BBM bersubsidi dengan harga berbeda.

Sementara untuk mobil pribadi akan ada SPBU khusus yang melayani dengan harga Rp6.500 per liter. Sedangkan untuk sepeda motor dan angkutan umum disediakan SPBU yang menjual BBM subsidi dengan harga Rp4.500 per liter.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
16 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
3 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
4 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved