Rieke: Rakyat berhak nikmati subsidi BBM
Rabu, 24 April 2013 - 16:28 WIB
Rieke: Rakyat berhak nikmati subsidi BBM
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi IX dari PDIP Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka menganjurkan pemerintah membalikkan logika bahwa dana APBN untuk menyubsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) itu adalah uang rakyat. Sehingga, rakyat berhak merasakan BBM yang terjangkau.
"Saya sepakat dengan Pak Kwik (Kwik Kian Gie) bahwa kita balik logikanya APBN itu uang siapa? Itu kan pajak, semua orang bayar pajak masuknya ke mana? Ke APBN. Jadi sebetulnya APBN itu adalah uang rakyat. Ini yang sedang kita kampanyekan untuk menghapus sedikit-sedikit pemikiran tentang subsidi yang memposisikan seolah-olah tangan rakyat itu selalu di bawah," paparnya kepada Sindonews di Gedung Palma One, Jakarta, Rabu (24/4/2013).
Dia berpikiran bahwa seluruh skema keuangan yang ada di APBN itu paradigma berpikirnya harus dikembalikan lagi karena itu adalah uang rakyat.
"Karena kalau alasannya (pemerintah selama ini) menyubsidi orang kaya, kita juga punya data tapi paling tidak dari kacamata komisi IX saya berbicara dari persoalan buruh, upah buruh tidak naik tapi BBM naik dan harga-harga juga naik," ucapnya.
Rieke mengungkapkan, isu BBM ini akan juga diangkat sebagai salah satu isu utama selain menolak upah murah dan JPS kesehatan.
"Kita terus jalin kekuatan karena isu May Day ini kan tolak upah murah dan Jaring Pengaman Sosial Kesehatan. Tapi kita akan tambah satu isu yaitu tolak kenaikan harga BBM. Sementara itu jadi isu utama," tutupnya.
"Saya sepakat dengan Pak Kwik (Kwik Kian Gie) bahwa kita balik logikanya APBN itu uang siapa? Itu kan pajak, semua orang bayar pajak masuknya ke mana? Ke APBN. Jadi sebetulnya APBN itu adalah uang rakyat. Ini yang sedang kita kampanyekan untuk menghapus sedikit-sedikit pemikiran tentang subsidi yang memposisikan seolah-olah tangan rakyat itu selalu di bawah," paparnya kepada Sindonews di Gedung Palma One, Jakarta, Rabu (24/4/2013).
Dia berpikiran bahwa seluruh skema keuangan yang ada di APBN itu paradigma berpikirnya harus dikembalikan lagi karena itu adalah uang rakyat.
"Karena kalau alasannya (pemerintah selama ini) menyubsidi orang kaya, kita juga punya data tapi paling tidak dari kacamata komisi IX saya berbicara dari persoalan buruh, upah buruh tidak naik tapi BBM naik dan harga-harga juga naik," ucapnya.
Rieke mengungkapkan, isu BBM ini akan juga diangkat sebagai salah satu isu utama selain menolak upah murah dan JPS kesehatan.
"Kita terus jalin kekuatan karena isu May Day ini kan tolak upah murah dan Jaring Pengaman Sosial Kesehatan. Tapi kita akan tambah satu isu yaitu tolak kenaikan harga BBM. Sementara itu jadi isu utama," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :