Ini laporan kinerja Grup Astra kuartal I/2013

Rabu, 24 April 2013 - 19:29 WIB
Ini laporan kinerja...
Ini laporan kinerja Grup Astra kuartal I/2013
A A A
Sindonews.com - PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan kinerja Perseroan dan anak perusahaan pada kuartal pertama 2013 menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2012.

Pendapatan bersih Astra kuartal pertama 2013 mencapai Rp46,7 triliun, naik 1 persen dibandingkan periode yang sama 2012 sebesar Rp46,4 triliun, sementara laba bersih turun sebesar 7 persen dari Rp4,6 triliun menjadi Rp4,3 triliun. Laba bersih per saham juga mengalami penurunan sebesar 7 persen menjadi Rp106 per saham.

“Prospek ekonomi Indonesia tetap positif, meskipun dalam jangka pendek keuntungan Astra akan dipengaruhi oleh kenaikan biaya tenaga kerja, melemahnya harga komoditas, persaingan di industri otomotif serta dampak dari peraturan uang muka minimum pada pembiayaan otomotif syariah,” ungkap Presiden Direktur PT Astra International Prijono Sugiarto, dalam keterangan resminya, Rabu (24/4/2013).

Kegiatan Grup Astra fokus kepada enam lini bisnis inti, yaitu Divisi Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur dan Logistik, serta Teknologi Informasi.

Laba bersih divisi otomotif turun sebesar 10 persen menjadi Rp2,2 triliun, terdiri dari Rp1 triliun yang berasal dari Perseroan dan anak-anak perusahaan, serta kontribusi dari perusahaan asosiasi dan jointly controlled entities di bidang otomotif sebesar Rp1,2 triliun.

Sementara laba bersih divisi jasa keuangan mengalami kenaikan 23 persen menjadi Rp1 triliun. Total pembiayaan melalui bisnis pembiayaan otomotif Astra yang terdiri dari Federal International Finance (FIF), Astra Credit Companies (ACC), dan Toyota Astra Financial Services (TAFS) tumbuh 6 persen menjadi Rp13,2 triliun, termasuk pembiayaan melalui joint bank financing without recourse.

Kemudian, laba bersih divisi alat berat dan pertambangan turun 26 persen menjadi Rp0,7 triliun. PT United Tractors Tbk (UT), yang 59,5 persen sahamnya dimiliki oleh Perseroan, melaporkan penurunan laba bersih 26 persen menjadi Rp1,1 triliun, sementara pendapatan bersih menurun sebesar 17 persen.

Laba bersih divisi agribisnis mengalami penurunan sebesar 6 persen menjadi Rp0,3 triliun. PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL), yang 79,7 persen sahamnya dimiliki oleh Perseroan, melaporkan laba bersih sebesar Rp356 miliar.

Lebih lanjut, laba bersih divisi infrastruktur dan logistik turun sebesar 19 persen menjadi Rp124 miliar. PT Marga Mandala Sakti (MMS), operator jalan tol yang mengoperasikan jalur Tangerang–Merak sepanjang 72,5 km, yang 79,3 persen sahamnya dimiliki oleh Perseroan, mencatat peningkatan volume trafik kendaraan sebesar 10 persen menjadi 10 juta kendaraan.

Sedangkan laba bersih divisi teknologi dan informasi sebesar Rp20 miliar, turun 22 persen dibandingkan kuartal pertama 2012. PT Astra Graphia Tbk (AG), sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan agen tunggal Fuji Xerox di Indonesia, yang 76,9 persen sahamnya dimiliki oleh Perseroan, mencatat laba bersih sebesar Rp26 miliar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Naik 20%, Penjualan...
Naik 20%, Penjualan Mobil Grup Astra Tembus 413.464 Unit per September 2022
Berkreasi dan Berinovasi...
Berkreasi dan Berinovasi Membantu Astra Lewati Masa Pandemi 2020
Bukan Virgin Biasa,...
Bukan 'Virgin' Biasa, VCO Inovasi Bambang Bantu Perbaikan Gizi Anak Parigi Moutong
Kembangkan Inovasi,...
Kembangkan Inovasi, Astra Tetapkan 23 Finalis yang Inspiratif
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Raih Laba Rp21,70 Triliun,...
Raih Laba Rp21,70 Triliun, Astra Tebar Dividen Rp8,66 Triliun
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved