Ekonomi Korsel Q1/2013 tercepat dalam 2 tahun

Kamis, 25 April 2013 - 11:39 WIB
Ekonomi Korsel Q1/2013...
Ekonomi Korsel Q1/2013 tercepat dalam 2 tahun
A A A
Sindonews.com - Ekonomi Korea Selatan tumbuh di laju tercepat dalam dua tahun pada kuartal pertama (Q1) 2013, karena ekspor kembali bangkit meski persaingan dengan yen lemah.

Ekonomi terbesar keempat di Asia itu diperluas disesuaikan musiman sebesar 0,9 persen kuartal-ke-kuartal pada periode Januari-Maret 2013, dibandingkan dengan 0,3 persen pada kuartal sebelumnya.

Dilansir dari Channel News Asia, Kamis (25/4/2013), angka ini sebagai ekspansi terkuat sejak Januari-Maret 2011, saat ekonomi tumbuh 1,3 persen, dan kemungkinan harapan penyok dari pemotongan tingkat suku bunga bank sentral pada akhir tahun ini.

Ekspor menyumbang lebih dari setengah produk domestik bruto (PPB) Korea Selatan, sementara pesanan luar negeri telah diperas akibat melemahnya yen, hingga menumpulkan daya saing eksportir utama, seperti Hyundai dan Samsung.

Namun data Kamis menunjukkan ekspor naik 3,2 persen dari kuartal keempat 2012, saat mengalami penurunan 1,1 persen.

Bank sentral menyampaikan dua penurunan suku bunga tahun lalu - Juli dan Oktober 2012 - yang membawa tingkat dasar menjadi 2,75 persen. Sejak itu tingkat suku bunga terus berubah.

Korsel sempat terpukul permintaan ekspor lambat dari pasar utama Eropa dan Amerika Serikat, di mana perekonomian Korea Selatan pada 2012 hanya tumbuh 2,0 persen, sebagai kecepatan paling lambat selama tiga tahun.

Awal bulan ini, bank sentral merevisi proyeksi pertumbuhan 2013 turun menjadi 2,6 persen, hanya tiga bulan setelah pemotongan dari 3,2 persen menjadi 2,8 persen.

Pekan lalu, pemerintah mengusulkan anggaran tambahan 17,3 triliun won (USD15,4 miliar) untuk membantu meningkatkan perekonomian, termasuk pengeluaran untuk pertahanan negara.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved