Kurtubi: Pemerintah terlalu ngotot beli saham Newmont

Sabtu, 27 April 2013 - 20:19 WIB
Kurtubi: Pemerintah...
Kurtubi: Pemerintah terlalu ngotot beli saham Newmont
A A A
Sindonews.com - Pengamat energi Kurtubi mengatakan, penundaan divestasi saham Newmont Nusa Tenggara diakibatkan sikap ngotot pemerintah dalam membeli saham perusahaan.

"Ini akibat pemerintah dalam hal ini Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan Kemenkeu ngotot ingin mengambil 7 persen saham Newmont, meskipun DPR berdasarkan audit BPK sudah menolak hal tersebut. Tapi, tetap saja Kemenkeu melawan. Ini akan mengorbankan rakyat NTB," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (27/4/2013).

Dia menjelaskan, bahwa bila pemerintah terus memaksa membeli 7 persen saham dikhawatirkan deviden yang aturannya sudah dapat dibagi akan hilang.

"Ini kan ulah oknum pemerintahan (PIP dan Kemenkeu) yang mengatasnamakan rakyat dan bisa menyebabkan deviden yang harusnya diterima bisa hilang," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk ke enam kalinya pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan Nusa Tenggara Partnership BV sepakat untuk memperpanjang jangka waktu pembayaran jual beli 7 persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Amendemen ke-6 sales purchase agreement (SPA) yang ditandatangani PIP dan Nusa Tenggara Partnership, Jumat (26/4/2013) lalu.

Atas penandatangan tersebut, maka SPA diperpanjang hingga 26 Juli 2013. Amendemen ke-6 dilakukan mengingat sampai saat ini syarat-syarat efektif yang disepakati dalam amendemen perjanjian jual-beli yang ditandatangani pada 24 Oktober 2012 belum terpenuhi.

Kepala PIP Soritaon Siregar mengungkapkan, pemerintah akan membahas nasib divestasi Newmont, Senin, pekan depan. Sebagai informasi, pemerintah memiliki beberapa rencana untuk Newmont di antaranya diambilalih oleh BUMN atau dikembalikan ke pemerintah daerah.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Vale Selesaikan Transaksi...
PT Vale Selesaikan Transaksi Divestasi
Menakar Pentingnya Divestasi...
Menakar Pentingnya Divestasi Saham Vale Indonesia
Gelontorkan Rp5,52 triliun,...
Gelontorkan Rp5,52 triliun, MIND ID Kempit 20% Saham Vale
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Ogah Ngutang Lagi, PTPP...
Ogah Ngutang Lagi, PTPP Gunakan Dana Jual Saham untuk Lanjutkan Proyek
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Divestasi PLTU Batu Bara di Minahasa Utara
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
24 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
37 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved