Perusahaan dalam negeri harus perkuat pasar lokal

Selasa, 28 Mei 2013 - 17:58 WIB
Perusahaan dalam negeri...
Perusahaan dalam negeri harus perkuat pasar lokal
A A A
Sindonews.com - Pakar Marketing, Hermawan Kartajaya menilai suatu perusahaan dan produk lebih penting untuk bermain di pasar lokal.

Mereka akan lebih mudah untuk mengenali pelanggannya. Hal ini akan menjadikan perusahaan ini bisa memenangkan persaingan di level nasional.

"Local champion bukan berarti jago kandang, tetapi justru bisa jadi pemenang nasional," ujarnya pada pembukaan Indonesia Marketeers Festival 2013 di Royal Ambarrukmo Yogyakara, Selasa (28/5/2013).

Founder dan CEO MarkPlus ini melihat inovasi suatu produk lebih dilirik konsumen dan mudah mudah dikenal pasar. Tidak heran jika perusahaan yang unggul di kancah lokal akan lebih diperhitungkan dalam persaingan.

"Menjadi juara di beberapa wilayah, pada akhirnya juga menjadi pemenang di tingkat nasional," ujarnya.

Gubernur DIY, Sultan Hamengkubuwono mengatakan, pendekatan emosional akan lebih diterima. Tiga hal yang dihadapi marketing, yaitu harga, produk, dan promosi harus bisa disikapi dengan tepat. Emosional akan mengikat hubungan dengan konsumen.

"Produk baru dan murah tidak cukup, perlu juga pendekatan secara emosional sehingga lebih personal," kata Sultan.

Mengangkat Tema on Becoming Local Hero, forum ini dihadiri perwakilan dari BUMN dan BUMD. Pertemuan ini menjadi ajang berinteraksi, proses ide dan berbagi pengalaman. Acara ini juga melakukan studi kasus tentang kesuksesan PT Pos Indonesia.

PT Pos Indonesia yang sempat ditinggalkan pelanggan, mampu bangkit dengan melakukan jasa surat, logistik dan pengiriman jasa keuangan. Perusahaan yang sempat merugi Rp71 milliar ini, mampu bangkit dan meraup keuntungan Rp98 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
59 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved