IHSG ditutup kembali tinggalkan 5.200
Kamis, 30 Mei 2013 - 12:03 WIB
IHSG ditutup kembali tinggalkan 5.200
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini ditutup melemah 55,10 poin atau 1,06 persen ke level 5.145,60.
Sementara pagi tadi, IHSg dibuka melemah dipicu sentimen negatif dari Wall Street pada perdagangan semalam yang terkoreksi, dengan turun 31,85 poin atau 0,61 persen ke level 5.168,84. Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil memperbaiki posisinya, dengan ditutup naik 24,46 poin atau 0,47 persen ke level 5.200,69.
Indeks LQ45 siang ini berakhir minus 14,51 poin atau 1,66 persen ke level 861,68. Sementara bursa di kawasan Asia ditutup memerah.
Indeks Shanghai turun 6,78 poin atau 0,29 persen ke 2.317,23; Indeks Hang Seng anjlok 201,19 poin atau 0,89 persen ke 22.353,74; Nikkei 225 anjlok 508,52 poin atau 3,60 persen ke 13.814,46 dan Straits Times turun 46,758 atau 1,35 persen ke 3.321,88.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,45 triliun dengan 2,97 miliar lembar saham diperdagangkan. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp728,56 miliar. Tercatat sebanyak 95 saham menguat, 163 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Siang ini, seluruh sektor hampir seluruhnya menurun, dengan penurunan tertinggi dipimpin sektor infrastruktur minus 1,66 persen, diikuti tambang melemah 1,51 persen. Sedangkan yang positif hanya sektor properti, yang naik 0,47 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp150 ke Rp3.150, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.300 ke Rp25.500 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 ke Rp36.450.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (ADMF) turun Rp100 menjadi Rp18.950, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp50 ke Rp5.350 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.050 ke Rp29.950.
Sementara pagi tadi, IHSg dibuka melemah dipicu sentimen negatif dari Wall Street pada perdagangan semalam yang terkoreksi, dengan turun 31,85 poin atau 0,61 persen ke level 5.168,84. Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil memperbaiki posisinya, dengan ditutup naik 24,46 poin atau 0,47 persen ke level 5.200,69.
Indeks LQ45 siang ini berakhir minus 14,51 poin atau 1,66 persen ke level 861,68. Sementara bursa di kawasan Asia ditutup memerah.
Indeks Shanghai turun 6,78 poin atau 0,29 persen ke 2.317,23; Indeks Hang Seng anjlok 201,19 poin atau 0,89 persen ke 22.353,74; Nikkei 225 anjlok 508,52 poin atau 3,60 persen ke 13.814,46 dan Straits Times turun 46,758 atau 1,35 persen ke 3.321,88.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,45 triliun dengan 2,97 miliar lembar saham diperdagangkan. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp728,56 miliar. Tercatat sebanyak 95 saham menguat, 163 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Siang ini, seluruh sektor hampir seluruhnya menurun, dengan penurunan tertinggi dipimpin sektor infrastruktur minus 1,66 persen, diikuti tambang melemah 1,51 persen. Sedangkan yang positif hanya sektor properti, yang naik 0,47 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp150 ke Rp3.150, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.300 ke Rp25.500 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 ke Rp36.450.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (ADMF) turun Rp100 menjadi Rp18.950, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp50 ke Rp5.350 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.050 ke Rp29.950.
(rna)
Lihat Juga :