Jual asing Rp1,4 T, IHSG melemah 71 poin
Kamis, 30 Mei 2013 - 16:02 WIB
Jual asing Rp1,4 T, IHSG melemah 71 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan menurun signifikan sebesar 71,05 poin atau 1,37 persen ke level 5.129,65. Penurunan tersebut akibat aksi jual oleh investor asing yang tinggi.
Pagi tadi, IHSG dibuka turun 31,85 poin atau 0,61 persen ke level 5.168,84 dan sesi I melemah 55,10 poin atau 1,06 persen ke level 5.145,60.
Sementara IHSG pada perdagangan kemarin berhasil memperbaiki posisinya, dengan ditutup naik 24,46 poin atau 0,47 persen ke level 5.200,69.
Indeks LQ45 sore ini berakhir minus 18,43 poin atau 2,10 persen ke level 857,76. Sementara bursa di kawasan Asia ditutup memerah.
Indeks Shanghai turun 6,27 poin atau 0,27 persen ke 2.317,75; Indeks Hang Seng turun 70,62 poin atau 0,31 persen ke 22.484,31; Nikkei 225 anjlok 737,43 poin atau 5,15 persen ke 13.589,03 dan Straits Times turun 36,53 atau 1,07 persen ke 3.331,59.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,66 triliun dengan 6,55 miliar lembar saham diperdagangkan. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp1,44 triliun. Tercatat sebanyak 107 saham menguat, 203 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Hari ini, seluruh sektor hampir seluruhnya menurun, dengan penurunan tertinggi dipimpin sektor tambang minus 2,12 persen, diikuti infrastruktur melemah 1,69 persen. Sedangkan yang positif hanya sektor properti, yang naik 0,75 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp175 ke Rp3.175, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.300 ke Rp25.500 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp300 ke Rp36.300.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp150 menjadi Rp18.900, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp150 ke Rp5.250 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.350 ke Rp29.650.
Pagi tadi, IHSG dibuka turun 31,85 poin atau 0,61 persen ke level 5.168,84 dan sesi I melemah 55,10 poin atau 1,06 persen ke level 5.145,60.
Sementara IHSG pada perdagangan kemarin berhasil memperbaiki posisinya, dengan ditutup naik 24,46 poin atau 0,47 persen ke level 5.200,69.
Indeks LQ45 sore ini berakhir minus 18,43 poin atau 2,10 persen ke level 857,76. Sementara bursa di kawasan Asia ditutup memerah.
Indeks Shanghai turun 6,27 poin atau 0,27 persen ke 2.317,75; Indeks Hang Seng turun 70,62 poin atau 0,31 persen ke 22.484,31; Nikkei 225 anjlok 737,43 poin atau 5,15 persen ke 13.589,03 dan Straits Times turun 36,53 atau 1,07 persen ke 3.331,59.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,66 triliun dengan 6,55 miliar lembar saham diperdagangkan. IHSG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp1,44 triliun. Tercatat sebanyak 107 saham menguat, 203 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Hari ini, seluruh sektor hampir seluruhnya menurun, dengan penurunan tertinggi dipimpin sektor tambang minus 2,12 persen, diikuti infrastruktur melemah 1,69 persen. Sedangkan yang positif hanya sektor properti, yang naik 0,75 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp175 ke Rp3.175, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.300 ke Rp25.500 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp300 ke Rp36.300.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp150 menjadi Rp18.900, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp150 ke Rp5.250 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.350 ke Rp29.650.
(rna)
Lihat Juga :