2012, bisnis batu bara ABMM tumbuh 21,6%

Kamis, 30 Mei 2013 - 20:19 WIB
2012, bisnis batu bara...
2012, bisnis batu bara ABMM tumbuh 21,6%
A A A
Sindonews.com - Harga batu bara pada tahun lalu anjlok, namun tiga anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM) yang bergerak di bidang tambang batu bara, mampu tumbuh 21,6 persen selama 2012.

Direktur Utama ABMM mengatakan, tekanan pada industri batu bara menimbulkan efek berantai pada lini bisnis perseroan.

"Harga jual batu bara turun, di sisi kontraktor menyebabkan kenaikan biaya operasional dan peningkatan beban keuangan yang mendorong terjadinya penurunan laba bersih ABM," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/5/2013).

Pada segmen bisnis tambang batu bara dan kontraktor tambang, secara historis memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan perusahaan. Secara operasional, kedua unit bisnis ini mampu memenuhi target produksi dan penjualan.

Namun, dengan adanya penurunan harga batu bara yang drastis, segmen kontraktor tambang batubara membukukan pendapatan sebesar USD536 juta pada 2012. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 21,6 persen dibanding 2011, yakni USD441 juta.

Menurutnya, Menutup tahun 2012, pendapatan dari bisnis tambang batu bara dan kontraktor pertambangan secara bersama-sama tumbuh 21,6 persen dan memberikan kontribusi pendapatan sebesar 60,4 persen terhadap total pendapatan konsilidasi ABMM.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ABM Investama Perkuat...
ABM Investama Perkuat Pembangunan Berkelanjutan
Anak Usaha ABM Investama...
Anak Usaha ABM Investama Raih Kontrak Jasa Logistik dari Vale
Kementerian ESDM Beri...
Kementerian ESDM Beri Penghargaan ABM Investama Good Mining Practice
Praktikkan Kaidah Pertambangan...
Praktikkan Kaidah Pertambangan yang Baik, Grup ABM Raih Aditama
ABM Investama Kantongi...
ABM Investama Kantongi Kontrak Rp1,65 Triliun, Buat Apa?
Ekspor Batu Bara Diyakini...
Ekspor Batu Bara Diyakini Masih Akan Tumbuh Positif
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
15 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
32 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved