Menteri KP: Usaha budidaya laut menjanjikan

Jum'at, 31 Mei 2013 - 14:38 WIB
Menteri KP: Usaha budidaya...
Menteri KP: Usaha budidaya laut menjanjikan
A A A
Sindonews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo mengatakan, budidaya laut atau mariculture saat ini menjadi usaha yang mempunyai prospek cerah. Apalagi, pengembangan budidaya laut dinilai masih mempunyai peluang besar.

Dia menuturkan, dengan luas indikatif potensi lahan pengembangan budidaya laut nasional 4,58 juta hektare dan baru dimanfaatkan untuk usaha budidaya sekitar 169.292 ha atau 3,69 persen pada 2011. "Padahal banyak jenis ikan konsumsi yang mempunyai nilai jual tinggi," katanya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Jumat (31/5/2013).

Sharif menegaskan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menggenjot produksi perikanan budidaya melalui optimalisasi pemanfaatan potensi budidaya. Salah satunya dengan mendorong percepatan pengembangan kawasan budidaya laut.

Prospek pengembangan budidaya laut khususnya pada area off shore mempunyai peluang besar sebagai alternatif usaha yang prospektif bagi masyarakat pesisir.

"KKP melalui Ditjen Perikanan Budidaya telah melakukan upaya strategis dalam mempercepat pengembangan kawasan budidaya ikan kerapu, yaitu melalui pengembangan model percontohan atau demfarm budidaya ikan kerapu di 10 Kabupaten," ujarnya.

Menteri asal Partai Golkar ini menjelaskan, usaha budidaya ikan kerapu menunjukan perkembangan menggembirakan. Hal ini terlihat pada sentra-sentra produksi benih kerapu yang secara rutin mendapatkan order dengan jumlah yang cukup besar.

Di samping itu munculnya beberapa perusahaan yang bergerak dalam budidaya ikan kerapu di beberapa daerah menjadi bukti bahwa peluang bisnis kerapu masih sangat prospektif ke depan.

Diketahui, pada 2012 angka produksi sementara ikan kerapu sebesar 10.200 ton, sedangkan capaian produksi ikan kakap sebesar 6.100 ton. Sedangkan sentra produksi kerapu masih didominasi 10 Provinsi penghasil utama, yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Aceh, Lampung, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat, NTB, Maluku Utara dan Provinsi Maluku.

"Hal ini sejalan dengan kebijakan KKP dalam mewujudkan capaian industrialisasi perikanan budidaya," ujar Sharif.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved