Ekonomi India paling lambat dalam satu dekade

Jum'at, 31 Mei 2013 - 17:57 WIB
Ekonomi India paling...
Ekonomi India paling lambat dalam satu dekade
A A A
Sindonews.com - Ekonomi India tumbuh sebesar 5,0 persen pada 2012/2013, sebagai tingkat tahunan paling lambat dalam satu dekade. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi pemerintahan korupsi menjelang pemilihan umum nasonal yang dijadwalkan tahun depan.

Kepercayaan bisnis rendah, investasi merosot, inflasi tinggi dan permintaan ekspor dari negara-negara Barat lemah menjadi alasan buruknya kinerja perekonomian terbesar di Asia Selatan itu.

Menurut Kementerian Statistik India, pada akhir Maret, produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 4,8 persen year-on-year (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya ketika diperluas sebesar 4,5 persen.

"Momentum pertumbuhan masih lemah dan pemulihan lemah," kata Siddhartha Sanyal, kepala ekonom India di Barclays Capital, seperti dilansir dari Bangkok Post, Jumat (31/5/2013).

Pada 2011/12, ekonomi tumbuh sebesar 6,2 persen, penurunan tajam dari tahun sebelumnya saat pertumbuhan mencapai rekor 9,3 persen.

Lembaga pemeringkat global Standard and Poor`s awal bulan lalu telah memperingatkan, bahwa India menghadapi setidaknya" satu sampai tiga "kemungkinan kehilangan grade berharga di tengah ancaman baru untuk pertumbuhan ekonomi dan reformasi.

Peringkat invetasi India BBB-minus merupakan yang terendah di antara rekan-rekan kelompok BRICS, yaitu Brasil, Rusia, China dan Afrika Selatan, memotong "status sampah" akan menaikkan biaya pinjaman yang cukup besar di negara itu.

Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pekan ini menurunkan proyeksi pertumbuhan PDB India pada 2013 menjadi 5,3 persen, dari 5,9 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved