ECB: Zona euro bertahap pulih akhir tahun ini

Senin, 03 Juni 2013 - 14:38 WIB
ECB: Zona euro bertahap...
ECB: Zona euro bertahap pulih akhir tahun ini
A A A
Sindonews.com - Kepala Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi berharap ekonomi di zona euro secara bertahap pulih dari krisis panjang mulai akhir tahun ini.

"Situasi ekonomi di kawasan euro tetap menantang, tetapi ada beberapa tanda-tanda stabilisasi," ujar Deaghi dalam konferensi moneter internasional di pusat keuangan Shanghai, China, seperti dilansir dari Global Post, Senin (3/6/2013).

"Skenario dasar kami pemulihan bertahap dimulai pada bagian akhir tahun ini," jelasnya.

Pernyataan itu, disampaikan sebelum ECB mengadakan pertemuan kebijakan utama pada akhir pekan ini, untuk mencari pilihan cara mendorong resesi ekonomi di Uni Eropa menyusul pemotongan suku bunga.

Krisis utang yang melanda beberapa negara zona euro, terutama Yunani telah menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan pecahnya serikat moneter (zone euro). Namun, Draghi mengecilkan prospek. "Sekarang serikat lebih tangguh dan kesatuan yang lebih stabil daripada sebelumnya," tegas dia.

Draghi mengatakan, bahwa ECB akan terus mendukung kinerja makroekonomi dengan memastikan stabilitas harga di zona euro. Inflasi di zona euro naik menjadi 1,4 persen pada Mei dari 1,2 persen pada April, pertama kalinya dalam beberapa bulan bahwa laporan telah meningkat.

Bulan lalu, ECB memotong suku bunga dalam upaya merangsang ekonomi zona euro, mencukur seperempat persentase poin dari "refi" tingkat pada operasi refinancing utamanya menjadi 0,50 persen.

ECB memiliki dua suku utama lain - suku bunga deposito, dibayarkan kepada bank untuk memarkir kelebihan uang tunai di ECB, dan tingkat pinjaman marjinal, digunakan sebagai jalan terakhir bagi bank yang tidak dapat memperoleh dana di pasar grosir.

Draghi menambahkan, bahwa kebijakan moneter yang akomodatif harus disertai dengan "cepat" perbaikan neraca bank serta reformasi fiskal dan struktural.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
Mengapa Jerman Dijuluki...
Mengapa Jerman Dijuluki sebagai The Sickman of Europe?
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved