IHSG dibayangi tekanan jual

Rabu, 05 Juni 2013 - 08:21 WIB
IHSG dibayangi tekanan...
IHSG dibayangi tekanan jual
A A A
Sindonews.com - Setelah pada perdagangan kemarin menikmati kenaikan, nampaknya Rabu ini investor di Bursa Indonesia kembali harus menghela nafas karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terkena aksi jual kembali seiring kejatuhan Dow Jones.

"IHSG akan bergerak pada kisaran 4.964 - 5050. Pola piercing terbentuk atas IHSG mengindikasikan perlambatan tekanan jual," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Rabu (5/6/2013).

Sentimen lain berhembus dari terus dibukukannya net sell oleh investor asing mengindikasikan tidak terlalu optimisnya asing atas pergerakan IHSG di bulan Juni.

Hal tersebut tercermin dalam terus merosotnya net buy asing saat ini hanya tersisa sekitar Rp8,55 triliun dari level tertinggi sekitar Rp18 triliun.

Indeks Dow Jones benar-benar dalam kondisi sangat volatile saat ini, dimana baru Senin mengalami kenaikan. Namun, setelah sempat turun lebih dari 100 poin di awal perdagangan Selasa, Dow Jones kembali tersungkur 76,49 poin (0,5 persen) ditutup pada level 15.177,54.

Pelemahan Dow Jones diiringi penurunan The Vix 0,06 persen ditutup pada level 16,27, merespons pernyataan Kansas City Fed President Esther George yang kembali menegaskan untuk segera mengakhiri program pembelian obligasi senilai USD85 miliar per bulan.

Di sisi lain, pasar juga mengantisipasi isi pidato Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe serta munculnya spekulasi Bank Sentral Jepang, BOJ yang segera akan menghentikan program pembelian REITs di tengah lebih kecilnya defisit perdagangan AS bulan April menjadi USD40,3 miliar dibandingkan perkiraan awal ekonom sebesar USD41 miliar.

Investor AS juga memperhatikan laporan pemerintah mengenai tenaga kerja yang akan dirilis Jumat, dimana konsensus mengharapkan terjadinya penambahan pekerjaan sebesar 170 ribu unit.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
9 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved