Jelang Ramadhan, harga daging di Sulsel naik

Rabu, 05 Juni 2013 - 12:25 WIB
Jelang Ramadhan, harga...
Jelang Ramadhan, harga daging di Sulsel naik
A A A
Sindonews.com - Harga daging sapi kembali melonjak di sejumlah pasar tradisional di Sulawesi Selatan (Sulsel). Diperkirakan harga tersebut akan terus melonjak mendekati Ramadhan dan Lebaran.

Kasi Pelayanan Usaha, H Andi Panggeleng mengatakan, fluktuasi kenaikan ini merupakan siklus tahunan. Kenaikan harga karena faktor permintaan yang naik dan diyakini akan normal setelah lebaran.

"Memang ada kencederungan permintaan 10-20 persen dari kebutuhan normal mengingat budaya masyarakat muslim yang lebih memilih konsumsi daging saat puasa dan lebaran. Puncak kenaikan harga jelang lebaran. Biasanya ayam buras yang paling naik sampai 100 persen," ungkapnya, Rabu (5/6/2013).

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, rata-rata terjadi kenaikan harga daging naik. Misalnya di pasar Pa"baeng-baeng, harga daging sudah naik sekitar 15 persen dari Rp65 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp75 ribu per kg. Sementara di Pasar Daya, menjadi Rp67 per kg dari sebelumnya Rp65 ribu per kg.

Sementara, untuk daging ayam potong di Pasar Daya naik dari Rp18 ribu per kg menjadi Rp19 ribu per kg. Di pasar Pa"baeng-baeng naik dari Rp17 ribu per kg menjadi Rp19 ribu per kg. Untuk ayam buras antara Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per ekor tergantung besarannya.

Panggeleng menuturkan, berdasarkan data Disnak Sulsel, diketahui untuk kebutuhan daging sapi bagi warga kota Makassar dan sekitarnya, Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangngapa rata-rata memotong 45 ekor sapi per hari. Sementara menjelang Idul Fitri, RPH akan memotong dua kali lipat atau sekitar 100 ekor per hari.

Menurutnya, untuk pemenuhan kebutuhan daging ayam khususnya ayam potong atau ayam ras, dalam kondisi normal dipotong 80 ribu ekor per hari namun menghadapi Ramadhan dan jelang Lebaran disiapkan 200 ribu ekor ayam per hari.

Karena itu, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan yang terlalu tinggi, Disnak terus menjalin koordinasi dengan sentra-sentra penghasil sapi seperti Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Maros, dan Barru, untuk menjamin tidak terjadinya kelanggkaan daging di kota Makassar dan kabupaten/kota lainnya di Sulsel.

Masyarakat pun diimbau untuk membeli seperlunya saja sesuai kebutuhan, sebab Sulsel merupakan salah satu sentra sapi di Indonesia yang tidak hanya sanggup memenuhi kuota provinsi tetapi juga membantu pemenuhan daging di Provinsi lainnya.

Adapun jumlah populasi sapi Sulsel per Desember 2012, lanjut dia, sebanyak 1,122 juta ekor. Sebanyak 3.738 diantaranya dikirim ke Kaltim, Sulbar, dan Sulut. Sementara populasi ayam ras mencapai 18,497 juta, ayam ras petelur 6,754 juta, dan ayam buras 17,833 juta. Sementara yang dikirim sebanyak 428.425 ekor ayam ras untuk Balikpapan, Manado, Jakarta, Lampung, dan Ambon.

"Yang jelas masyarakat jangan takut daging akan langka atau susah dicari. Kita sudah surplus. Kalau kuota impor daging juga dibatasi juga tidak berpengaruh dengan stok di dalam provinsi," tandasnya.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Sulsel, Sanusi Karateng juga mengimbau agar masyarakat mengonsumsi sesuai kebutuhan saja dan tidak berlebihan. "Dalam agama pun kita dilarang berlebihan. Jadi beli saja sesuai kebutuhan," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
29 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
48 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved