India kembali naikkan pajak impor emas

Kamis, 06 Juni 2013 - 12:11 WIB
India kembali naikkan...
India kembali naikkan pajak impor emas
A A A
Sindonews.com - Konsumen emas terbesar di dunia, India akan menaikkan pajak impor logam mulia dalam upaya mengekang rekor defisit current-account, setelah Dewan Emas Dunia (World Gold Council/WGC) memprediksi sepanjang kuartalan permintaan emas bakal meningkat.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (6/6/2013), Sekretaris Pendapatan India, Sumit Bose mengatakan, pajak akan segera naik menjadi 8 persen dari 6 persen. Sebelum bergerak, pajak India telah naik tiga kali lipat sejak Januari tahun lalu.

Menanggapi itu, All India Gems & Jewellery Trade Federation mengatakan, impor emas bisa jatuh sebanyak 20 persen pada tahun ini. Retribusi impor platinum juga akan meningkat menjadi 8 persen dari 6 persen.

Kemerosotan emas ke level terendah dalam dua tahun pada April, mendorong permintaan perhiasan di Asia. Langkah India mengekang permintaan logam mulia untuk melindungi nilai terhadap inflasi harga konsumen.

Permintaan tersebut berkontribusi USD32,6 miliar kesenjangan current account pada kuartal terakhir 2012, setara dengan rekor 6,7 persen dari produk domestik bruto (PDB).

"Permintaan fisik semacam ini tingkat harga masih sangat kuat dan pemerintah India ingin mengekang impor," kata Robin Bhar, analis dari Societe Generale SA, London.

WGC mengatakan, impor emas India akan mencapai 300-400 metrik ton pada kuartal kedua, hampir separuh dari total pengiriman sepenjang tahun lalu.

Sementara Bachhraj Bamalwa, direktur di All India Gems & Jewellery Trade Federation mengatakan, pengiriman Inward bisa menurun sebanyak 20 persen pada 2013 setelah peningkatan retribusi (pajak).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved