Pasar obligasi korporasi RI tertinggi di Asia Timur

Kamis, 06 Juni 2013 - 15:57 WIB
Pasar obligasi korporasi...
Pasar obligasi korporasi RI tertinggi di Asia Timur
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan pasar obligasi korporasi Indonesia mencapai pertumbuhan tertingginya di Asia Timur hingga mencapai 26,9 persen year on year (yoy) menjadi USD20 miliar.

Hal tersebut tercantum dalam Asia Bond Monitor edisi terbaru yang diterbitkan Asian Development Bank seperti dikutip Sindonews dari situs Kementerian Keuangan, Kamis (6/6/2013).

"Pertumbuhan tersebut dikuti pasar obligasi korporasi China yang mengalami pertumbuhan 25,3 persen yoy menjadi USD1,1 triliun," kata laporan tersebut.

Sedangkan menurut laporan ADB, pasar obligasi mata uang lokal Indonesia tumbuh 13,9 persen yoy menjadi USD119 miliar. Dan pasar obligasi pemerintah tumbuh 11,6 persen yoy menjadi USD98 miliar.

"Pada kuartal pertama penerbitan obligasi korporasi baru didominasi oleh sektor perbankan dan institusi finansial," tuturnya.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa kepemilikan asing pada obligasi pemerintah dalam mata uang lokal di Asa Timur terus tumbuh pada kuartal pertama karena imbal hasil (yield) di kawasan ini lebih menarik dibandingkan pasar Amerika Serikat dan Eropa.

"Sedangkan persepsi kualitas kredit Asia setara bahkan melebihi ekonomi negara-negara maju tersebut," pungkas laporan tersebut.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Sekali Lagi! Menanti...
Sekali Lagi! Menanti Pecah Telur Penerbitan Obligasi Daerah
TBS Energi Utama Rampungkan...
TBS Energi Utama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar
Garuda Dapat Dana Segar...
Garuda Dapat Dana Segar dari Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun
Penerbitan Obligasi...
Penerbitan Obligasi Korporasi Rp61,1 Triliun Didominasi untuk Bayar Utang
OJK Rilis Aturan Baru...
OJK Rilis Aturan Baru Penerbitan Obligasi dan Sukuk Buat Pemda
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
15 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
33 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved