Chevron: Kasus bioremediasi rugikan negara

Kamis, 13 Juni 2013 - 09:45 WIB
Chevron: Kasus bioremediasi...
Chevron: Kasus bioremediasi rugikan negara
A A A
Sindonews.com - Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Abdul Hamid Batubara mengungkapkan bahwa kasus bioremediasi yang menimpa pihaknya sudah cukup menyita waktu dan menggangu produksi minyak dan gas (migas). Hal itu dapat mengakibatkan kerugian negara karena produksi migas terhambat.

Hal tersebut dikatakannya dalam acara launching buku 'Melawan Demi Keadilan' karya Kukuh Kertasafari, sekaligus Seminar dan Tantangan Serta Hambatan Pengembangan Industri Migas di Indonesia yang diadakan di Sekretariat Ikatan Alumni ITB, Jakarta, Rabu (12/6/2013) malam.

"(Masalah bioremediasi) membuat waktu kami 90 persen habis untuk mengurusi kasus ini dari pada meningkatkan produksi migas kita. Ini jelas merugikan negara," ujarnya.

Hamid menjelaskan, sempat ada keinginan para karyawan Chevron yang ingin mogok saat salah satu karyawan CPI, Kukuh Kertasafari ditahan karena salah tuduh terkait korupsi bioremediasi Chevron sebesar Rp200 miliar.

"Saat teman kami ditahan, keinginan teman-teman yang lain untuk mogok menjadi besar. Bahkan, sempat menginginkan penghentian produksi," katanya.

Namun dia tetap meminta para karyawan Chevron tetap bekerja normal dan tidak terpancing agar target WP&B tahun 2013 yang telah ditentukan sebesar 326 ribu barel per hari tercapai. Selain itu, dia ingin karyawan Chevron tidak terpancing dan terlalu reaktif karena akan ada pihak-pihak yang memancing di air keruh.

"Ini yang saya sering komunikasikan ke mereka agar tidak melakukan mogok kerja karena ada orang yang menginginkan kita mogok dan bisa menjatuhkan kita lagi. Ini yang mereka inginkan, dan jangan sampai terjadi," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Siap Sambut...
Pertamina Siap Sambut Pekerja Chevron Pacific Indonesia
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Digitalisasi di Dalam Chevron Pacific Indonesia
Blok Rokan Kembali ke...
Blok Rokan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Presiden Nilai Pertamina Mampu Kelolanya
Perkuat Strategi Bisnis,...
Perkuat Strategi Bisnis, Pertamina Siapkan Alih Kelola Blok Rokan
Dipelototi Pemerintah...
Dipelototi Pemerintah dan DPR, Ini Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Kolaborasi Perusahaan...
Kolaborasi Perusahaan Migas dan Pemprov Ini, Mampu Menjaga Ketahanan Pangan
Berita Terkini
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
10 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved