Pemerintah dan KPK periksa dua pabrik pupuk

Kamis, 13 Juni 2013 - 11:45 WIB
Pemerintah dan KPK periksa...
Pemerintah dan KPK periksa dua pabrik pupuk
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada pemerintah agar semua action plan yang sudah diambil pemerintah terkait alokasi gas untuk pabrik pupuk Kujang dan Petrokimia Gresik, tidak berujung pada potensi pelanggaran.

Karena itu KPK mengundang pemerintah untuk bersama-sama memeriksa, apakah kedua pabrik pupuk tersebut bermasalah atau tidak.

Hal tersebut dikatakan Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto di gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/6/2013).

"KPK sedang menyiapkan satu potensi di mana penekanannya lebih kepada pencegahan. Jadi saya kira ini bagian pertama, KPK untuk memahami kebijakan-kebijakan. Karena penyimpangan di level bawah ini biasanya berangkat dari penyalahgunaan kebijakan," jelas Kuntoro.

Menurutnya, kebijakan tersebut pemerintah perlu melakukan revitalisasi pabrik-pabrik pupuk. "Misalnya pupuk Kujang Cikampek dan Petrokimia Gresik itu paling pokok," imbuhnya.

Dia menuturkan, bahwa hal yang paling penting dalam kebijakan alokasi gas ke pabrik pupuk adalah kosnsistensi dari penerapan kebijakan dan penerjemahan dalam action plan.

"Paling penting adalah konsistensi dari penerapan kebijakan dan penerjemahannya ke dalam action plan. Itu yang paling pokok. Kita mengarah ke situ," paparnya.

Sementara, dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengatakan, tujuan KPK mengundang pemerintah adalah untuk menanyakan apakah kedua pabrik pupuk tersebut bermasalah atau tidak sebelum pemerintah memutuskan untuk mengalokasikan gas.

"Kita sedang melihat, misalnya pupuk Kujang dan Gresik ada masalah enggak sih. Jangan sampai semua program yang dibuat tiba-tiba bermasalah dan semua prioritas yang dirumuskan jadi bermasalah. Kalau belok saja satu pabrik itu bisa sebabkan kerugian negara ratusan miliar rupiah," jelas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wujud Komitmen Bersama...
Wujud Komitmen Bersama Memenuhi Pasokan Gas bagi Industri Pupuk
Harga Gas untuk Pupuk...
Harga Gas untuk Pupuk Sudah Turun, Saatnya Membenahi Supplier
Dorong Industri Hijau,...
Dorong Industri Hijau, PIM dan PGN Kembangkan Hilirisasi Gas
SKK Migas Jamin Pasokan...
SKK Migas Jamin Pasokan Gas Industri Pupuk Aman Tahun Depan
Pupuk Indonesia Perkuat...
Pupuk Indonesia Perkuat Posisi Sebagai Pelopor Amonia Hijau
Catatkan Kinerja Optimal,...
Catatkan Kinerja Optimal, PKT Beri Reward 13 Kios di Jatim, Gorontalo, dan Sulsel
Berita Terkini
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
19 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
39 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved