Obligasi paling terimbas kenaikan BI rate

Sabtu, 15 Juni 2013 - 13:00 WIB
Obligasi paling terimbas...
Obligasi paling terimbas kenaikan BI rate
A A A
Sindonews.com - Kenaikan suku unga acuang (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen diperkirakan akan lebih memberikan dampak terhadap pasar surat utang (obligasi).

Analis PT Infovesta Utama, Vilia Wati mengatakan bahwa kenaikan BI rate tersebut akan menyebabkan investor meminta imbal hasil (yield) surat utang lebih tinggi.

"Kenaikan BI rate umumnya lebih berdampak pada obligasi. Pasalnya, kenaikan BI rate yang merupakan salah satu acuan suku bunga bebas resiko dapat memicu permintaan yield obligasi yang lebih tinggi dari investor," kata dia kepada Sindonews, Sabtu (15/6/2013).

Vilia menjelaskan, itu wajar terjadi karena produk investasi yang memiliki resiko lebih besar dan bertenor lebih panjang akan memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Hal ini, dia menambahkan, diperparah valuasi surat utang negara (SUN) yang saat ini masih relatif mahal, sehingga akan memberi imbas kurang baik terhadap produk dengan portofolio investasi di obligasi, terutama obligasi pemerintah.

Sebelumnya, Head of Operation and Business Development PT Panin Asset Management, Rudiyanto menuturkan bahwa kenaikan BI rate akan menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi, sehingga mengakibatkan harga obligasi ikut turun.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) pada 13 Juni 2013 memutuskan menaikkan BI rate menjadi 6 persen setelah selama 15 bulan mempertahankannya di level 5,75 persen.

Hal itu dilakukan sebagai respon meningkatnya ekspektasi inflasi serta memelihara kestabilan makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan di tengah ketidakpastian di pasar keuangan global.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Tips MotionTrade: 3...
Tips MotionTrade: 3 Keuntungan Fixed Rate Coupon dalam Obligasi
Sekali Lagi! Menanti...
Sekali Lagi! Menanti Pecah Telur Penerbitan Obligasi Daerah
TBS Energi Utama Rampungkan...
TBS Energi Utama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar
Garuda Dapat Dana Segar...
Garuda Dapat Dana Segar dari Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
21 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved