Defisit perdagangan India melebar USD20,1 M

Senin, 17 Juni 2013 - 14:57 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan India melebar USD20,1 M
A A A
Sindonews.com - Defisit perdagangan India Mei 2013 melebar menjadi USD20,1 miliar, dari USD17,8 pada bulan sebelumnya. Menurut Kementerian Perdagangan India, impor emas yang tinggi meningkatkan tekanan pada neraca transaksi berjalan.

Dilansir dari Reuters, Senin (17/6/2013), India telah berjuang mengendalikan defisit transaksi berjalan yang mencapai tertinggi sepanjang masa sebesar 6,7 persen dari PDB pada kuartal Desember. Defisit memburuk akibat kejatuhan rupee India terhadap dolar di akhir sell-off dalam mata uang negara berkembang itu.

Impor emas dan perak meningkat hampir 90 persen year-on-year (yoy) menjadi USD8,4 miliar pada bulan lalu, lebih lambat dari lonjakan tahunan 138 persen pada April (konsumen emas terbesar dunia itu mencoba mengambil keuntungan dari penurunan tajam harga global).

Menurut kementerian, secara keseluruhan impor barang naik sekitar 7 persen menjadi USD44,65 miliar. Ekspor turun 1,1 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD24,51 miliar, sebagai penurunan tahunan pertama dalam lima bulan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved