Kemenkeu klaim kenaikan BBM hemat Rp50 T

Selasa, 18 Juni 2013 - 17:51 WIB
Kemenkeu klaim kenaikan...
Kemenkeu klaim kenaikan BBM hemat Rp50 T
A A A
Sindonews.com - Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan tahun ini bisa mencapai Rp30 triliun sampai Rp34 triliun.

Dia juga menjelaskan penghematan BBM yang dilakukan ini bisa menghemat anggaran negara sebesar Rp40 triliun sampai Rp50 triliun pada 2014.

"Penghematan karena penyesuaian harga BBM pada 2014 nanti bisa mencapai Rp40 triliun hingga Rp50 triliun. Makanya kebijakan ini pasti akan punya efek yang sangat baik pada 2014," ujarnya di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Askolani menjelaskan dari penghematan ini pemerintah dapat mengendalikan defisit anggaran sebesar 2,38 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk dialokasikan ke belanja yang lebih produktif.

"Dari potensi kenaikan subsidi BBM, pemerintah bisa kendalikan defisit untuk belanja negara yang lebih produktif," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved