BEI belum akan merevisi nilai transaksi harian

Rabu, 19 Juni 2013 - 13:49 WIB
BEI belum akan merevisi...
BEI belum akan merevisi nilai transaksi harian
A A A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum berencana merevisi nilai transaksi harian saham kendati sempat diterpa badai aksi ambil untung (profit taking) oleh investor asing secara besar-besaran menjelang akhir semester I tahun ini.

"Likuiditas di pasar saham dalam negeri rata-rata sebesar Rp6,9 triliun, ini lebih tinggi dari target kita sebesar Rp5,6 triliun," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito di Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Optimisme yang didukung data nilai transaksi harian tersebut, dipandang Ito, sebagai sinyal positif aktivitas perdagangan di pasar modal Indonesia sangat memungkinkan untuk tercapainya target nilai transaksi harian, yang telah ditetapkan pada awal tahun 2013.

"Bahkan indeks pada bulan Mei lalu sampai level 5.214. Jadi, kita belum berencana merevisi," sambung dia.

Dari catatannya, Ito menyampaikan, nilai transaksi harian saham rata-rata hingga 26 Desember 2012 sebesar Rp4,53 triliun. Sementara sepanjang 2011 masih berkisar Rp4,96 triliun.

Pada akhir perdagangan tahun 2012, tanggal 28 Desember 2012, IHSG ditutup pada posisi 4.316,69 atau naik sebesar 12,94 persen dibanding posisi penutupan pada hari perdagangan terakhir tahun 2011, yang berada di posisi 3.821,99.

Nilai kapitalisasi pasar saham pun mengalami peningkatan sebesar 16,67 persen dengan nilai Rp4.126,99 triliun di akhir Desember 2012 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp3.537,29 triliun.

Perseroan mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar Rp712,44 miliar di sepanjang tahun 2012. "Kenaikan pendapatan juga diikuti naiknya laba bersih perseoran sebesar Rp218,09 miliar di tahun 2012.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved