Dorong survei spekulatif, pemerintah gandeng swasta

Kamis, 20 Juni 2013 - 12:30 WIB
Dorong survei spekulatif,...
Dorong survei spekulatif, pemerintah gandeng swasta
A A A
Sindonews.com - Untuk meningkatkan data migas Indonesia, pemerintah bekerja sama dengan perusahaan survei swasta melakukan survei spekulatif yang dilakukan di daerah yang belum pernah disurvei sejak 1995.

Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro memaparkan, survei spekulatif seperti ini disambut baik oleh para perusahaan survei, terutama perusahaan yang belum atau tidak mendapat kontrak survei. Dengan menggandeng KKKS, perusahaan tersebut melakukan kegiatannya dan mendapatkan ijin untuk memanfaatkan data yang diperolehnya.

“Data itu tetap milik pemerintah, tapi mereka boleh memanfaatkannya,” kata Edy seperti dikutip dari situs Ditjen Migas, Kamis (20/6/2013).

Edy menambahkan, kerja sama yang dilakukan perusahaan survei dan KKKS sangat penting karena meski data yang dimiliki sangat bagus, namun jika tidak dilakukan pengeboran oleh KKKS, akan sia-sia belaka.

Sistem kerja sama seperti ini, lanjut Edy, menguntungkan pemerintah karena tidak perlu mengeluarkan dana untuk melakukan survei seismik. Sebagaimana diketahui, dana yang disediakan APBN untuk survei pendahuluan masih minim, per tahunnya hanya sekitar Rp50 miliar.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, survei spekulatif ini dapat mencapai 10.000 hingga 20.000 kilometer setiap tahunnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
8 menit yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
49 menit yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
1 jam yang lalu
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
1 jam yang lalu
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved