IHSG berpeluang tergelincir ke level lebih rendah
Jum'at, 21 Juni 2013 - 08:27 WIB
IHSG berpeluang tergelincir ke level lebih rendah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini berpeluang tergelincir ke level lebih rendah dibanding perdagangan hari kemarin.
Kepala Securities, Reza Priyambada memprediksi, IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada support 4.580-4.625 dan resistance 4.738-4.766.
"Berpola menyerupai falling three method dengan pembentukan gap mendekati lower bollinger bands (LBB). MACD gagal naik dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan kenaikan di atas area oversold," kata dia, Jumat (21/6/2013).
Menurut dia, laju IHSG yang kembali menabrak target support 4.785-4.810 memperlihatkan derasnya tekanan jual yang berpeluang membawa IHSG ke level yang lebih rendah lagi. Tetapi, dengan adanya utang kedua untuk gap atas yang terbentuk diharapkan dapat membatasi pelemahan, namun jika itu terjadi.
Kemarin, Awan gelap kembali menghampiri IHSG setelah tersengat pelemahan mayoritas bursa saham Asia.
"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya dimana pelaku pasar cenderung mulai menahan diri sejak beberapa hari sebelumnya untuk mengantisipasi pertemuan The Fed ini yang bisa saja membuat IHSG melemah jika tidak ada hal positif yang dihasilkan," tutur dia.
Ternyata kekhawatiran tersebut terjadi, dimana seluruh bursa saham global merespon negatif pernyataan The Fed yang akan mulai kurangi stimulusnya. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.743,09 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.619,85 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4.806,66.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksijual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Kepala Securities, Reza Priyambada memprediksi, IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada support 4.580-4.625 dan resistance 4.738-4.766.
"Berpola menyerupai falling three method dengan pembentukan gap mendekati lower bollinger bands (LBB). MACD gagal naik dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan kenaikan di atas area oversold," kata dia, Jumat (21/6/2013).
Menurut dia, laju IHSG yang kembali menabrak target support 4.785-4.810 memperlihatkan derasnya tekanan jual yang berpeluang membawa IHSG ke level yang lebih rendah lagi. Tetapi, dengan adanya utang kedua untuk gap atas yang terbentuk diharapkan dapat membatasi pelemahan, namun jika itu terjadi.
Kemarin, Awan gelap kembali menghampiri IHSG setelah tersengat pelemahan mayoritas bursa saham Asia.
"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya dimana pelaku pasar cenderung mulai menahan diri sejak beberapa hari sebelumnya untuk mengantisipasi pertemuan The Fed ini yang bisa saja membuat IHSG melemah jika tidak ada hal positif yang dihasilkan," tutur dia.
Ternyata kekhawatiran tersebut terjadi, dimana seluruh bursa saham global merespon negatif pernyataan The Fed yang akan mulai kurangi stimulusnya. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.743,09 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.619,85 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4.806,66.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksijual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Lihat Juga :