IHSG diproyeksi melemah terbatas

Jum'at, 21 Juni 2013 - 08:50 WIB
IHSG diproyeksi melemah...
IHSG diproyeksi melemah terbatas
A A A
Sindonews.com - Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali melemah, namun dalam rentang terbatas.

"For sure, IHSG jumat ini akan kembali turun tetapi mulai terbatas seiring semakin menipisnya tabungan net buy asing. IHSG akan bergerak di kisaran 4.540-4.700," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (21/6/2013).

Namun, dia menambahkan, jika terjadi over reaction investor lokal menanggapi perkembangan yang terjadi saat ini akan berpotensi menenggelamkan IHSG ke level 4.540.

Dia menjelaskan, kombinasi turunnya data China's HSBC Flash PMI Manufacturing bulan Juni ke level terendah 9 bulan terakhir dan dampak The Fed secara perlahan mengurangi kecepatan pembelian obligasi di akhir 2013 dan pertengahan 2014.

Sementara program QE3 tersebbu totally akan dihentikan kembali menenggelamkan Dow 353,87 poin (2,34 persen) ditutup pada level 14.758,32, kejatuhan terbesar di atas 350 poin sejak November 2012 dan menjadikan kejatuhan 5 persen sejak level tertinggi di bulan Mei.

Itu diiringi kenaikan tertinggi the Vix di 2013 sebesar 23,08 persen ditutup pada level 20,48 di tengah data AS yang dirilis Kamis waktu setempat, seperti Existing Home Sale bulan Mei naik mencapai level tertinggi 3-1/2 tahun tertinggi, factory activity di area Mid-Atlantik bulan Juni menjadi 12,5 (mengungguli konsensus ekonom yg memperkirakan kontraksi -2 sementara jobless claims minggu lalu naik 18 ribu unit menjadi 354 ribu.

Dampak yg sama juga membenamkan harga emas terendah sejak September 2010 dibawah USD1.300 setelah turun 6,81 persen ditutup pada level 1.280,4.

"Seperti saya pernah katakan tempo hari bahwa bearish akan emas karena emas berpotensi menuju ke level USD1.260 sebelum akhirnya menuju USD1.200 di tahun 2013," ujarnya.

Selain itu, mendorong naik kembali yield obligasi US T-Note tenor 10 tahun menjadi 2,469 persen (Rabu sebesar 2,3325 persen), suatu level tertinggi sejak Agustus 2011.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
23 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved