IHSG diprediksi awali pekan dengan positif
Senin, 24 Juni 2013 - 08:06 WIB
IHSG diprediksi awali pekan dengan positif
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai memperoleh kekuatannya kembali. Apalagi dengan semakin positifnya pergerakan saham di bursa Amerika Serikat diharapkan mampu menjadi tambahan kekuatan bagi IHSG untuk kembali menghijau.
Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada memperkirakan IHSG akan berada pada support 4.432-4.496 dan resistance 4.554-4.587.
Berpola menyerupai three black crows dengan pembentukan gap mendekati lower bollinger bands (LBB). MACD gagal naik dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic berada di sekitar area oversold.
"Laju IHSG masih menabrak target support kami (4.580-4.625) yang memperlihatkan derasnya tekanan jual. Meski gap atas (4.619-4.801) telah terbentuk, namun IHSG juga menambah gap (4.561-4.619)," ujar Reza, Senin (24/6/2013).
Diharapkan,laju positif bursa saham AS (meski tidak signifikan) dapat membuat IHSG berpotensi menutup gap terdekat, sehingga tidak menghilangkan potensi rebound jangka panjang.
Menilik perdagangan akhir pekan lalu, meski awan gelap masih menyelimuti IHSG, namun pelemahan sudah mulai berkurang dibandingkan sehari sebelumnya ketika tersengat kekhawatiran mengenai outlook ekonomi global pasca pernyataan The Fed yang akan mulai mengurangi stimulusnya.
Kepanikan yang berlebihan melanda hampir seluruh bursa saham global pasca rilis keputusan The Fed tersebut, tak terkecuali IHSG yang kembali terkoreksi terimbas pelemahan bursa saham global. IHSG pun harus menyerah dan rela kembali pada posisi seperti di periode awal Februari 2013.
"Kenaikan yang telah dicapai di awal pekan menjadi tidak berarti dengan adanya koreks di akhir pekan kemarin," kata Reza.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4561,90 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4474,96 (level terendahnya) di akhir sesi 1 dan berakhir di level 4515,37.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada memperkirakan IHSG akan berada pada support 4.432-4.496 dan resistance 4.554-4.587.
Berpola menyerupai three black crows dengan pembentukan gap mendekati lower bollinger bands (LBB). MACD gagal naik dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic berada di sekitar area oversold.
"Laju IHSG masih menabrak target support kami (4.580-4.625) yang memperlihatkan derasnya tekanan jual. Meski gap atas (4.619-4.801) telah terbentuk, namun IHSG juga menambah gap (4.561-4.619)," ujar Reza, Senin (24/6/2013).
Diharapkan,laju positif bursa saham AS (meski tidak signifikan) dapat membuat IHSG berpotensi menutup gap terdekat, sehingga tidak menghilangkan potensi rebound jangka panjang.
Menilik perdagangan akhir pekan lalu, meski awan gelap masih menyelimuti IHSG, namun pelemahan sudah mulai berkurang dibandingkan sehari sebelumnya ketika tersengat kekhawatiran mengenai outlook ekonomi global pasca pernyataan The Fed yang akan mulai mengurangi stimulusnya.
Kepanikan yang berlebihan melanda hampir seluruh bursa saham global pasca rilis keputusan The Fed tersebut, tak terkecuali IHSG yang kembali terkoreksi terimbas pelemahan bursa saham global. IHSG pun harus menyerah dan rela kembali pada posisi seperti di periode awal Februari 2013.
"Kenaikan yang telah dicapai di awal pekan menjadi tidak berarti dengan adanya koreks di akhir pekan kemarin," kata Reza.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4561,90 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4474,96 (level terendahnya) di akhir sesi 1 dan berakhir di level 4515,37.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Lihat Juga :