Peluang IHSG rebound diprediksi tertunda

Selasa, 25 Juni 2013 - 08:08 WIB
Peluang IHSG rebound...
Peluang IHSG rebound diprediksi tertunda
A A A
Sindonews.com - Berbagai sentimen negatif yang datang silih berganti ditambah tekanan jual yang semakin menjadi-jadi membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus menunda keinginannya untuk rebound dalam waktu dekat.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada memproyeksikan, IHSG pada perdagangan hari akan berada pada support 4.405-4.415 dan resistance 4.456-4.486.

Berpola menyerupai two inside down menyentuh lower bollinger bands (LBB). MACD melanjutkan penurunan dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih berada di sekitar area oversold.

"Harapan positif terhadap IHSG pasca berhasil masuk dalam target resisten (4.554-4.587) langsung sirna dengan laju IHSG yang kembali menabrak target support kami (4.432-4.496). Tekanan jual masih ada. Sentimen negatif juga datang silih berganti. Belum adanya trigger positif pada IHSG membuat peluang rebound kemungkinan masih akan tertunda," tegasnya, Selasa (25/6/2013).

Menilik perdagangan awal pekan kemarin, tampaknya awan gelap belum beranjak dari lantai bursa. IHSG masih terkena tekanan jual.

Bahkan dengan adanya kepastian waktu kenaikan harga BBM yang telah diumumkan di akhir pekan kemarin juga belum mampu membalikkan pasar. Padahal, sentimen tersebut terus mewarnai pasar selama kurang lebih dua pekan terakhir.

Tampaknya pasar sedang mencari sentimen negatif lainnya untuk membuat IHSG semakin terpuruk, selain dari faktor profit taking semata. Kepanikan berlebihan dan masih jualannya asing membuat IHSG tidak kuat bertahan lama di zona positif di awal sesi perdagangan awal pekan ini.

"Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.561,55 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.429,46 (level terendahnya) di akhir sesi 2 dan berakhir di level 4.515,37," papar Reza.

Dia juga mencatatkan, volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved