JSPT siap diperiksa Ditjen Pajak

Selasa, 25 Juni 2013 - 14:23 WIB
JSPT siap diperiksa...
JSPT siap diperiksa Ditjen Pajak
A A A
Sindonews.com - Manajemen PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) mengaku akan bersikap kooperatif terhadap berbagai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Direktur JSPT, Lim Merry mengatakan bahwa untuk membuktikan komitmen tersebut, perseroan siap bila Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memeriksa laporan pajak perusahaan.

"Tidak ada masalah bagi kami, kita membayar pajak dengan benar. Saya tidak merasa benar, tapi 99 persen kita benar-benar menaati peraturan pajak," ujar Lim usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Pernyataan tegas perseroan itu merespon rencana Ditjen Pajak yang akan melakukan pemeriksaan secara serentak kepada perusahaan properti pada Juli 2013 melalui seluruh kantor wilayah di Indonesia.

Audit akan dilakukan terhadap pengembang dan juga pengembang properti mengenai ketaatan pembayaran dan pemotongan pajak.

Landasan dilakukan pemeriksaan tersebut karena adanya indikasi perusahaan properti melakukan kesalahan dalam membuat Surat Pemberitahuan (SPT). Berdasarkan penelitian Dirjen Pajak, kesalahan yang paling sering dilakukan adalah pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) final dengan tarif 5 persen.

PPh final ini dihitung berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang nominalnya lebih kecil dibandingkan nilai jual, sehingga pajak yang dibayarkan menjadi lebih kecil dibanding seharusnya.

Merry menegaskan, kesalahan dalam pembayaran pajak oleh PT Jakarta Setiabudi Internasional sangat kecil karena perseroan selalu mengirimkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam acara-acara perpajakan.

"Acara seminar pajak, kita salalu kirim staf untuk mengikutinya dan kita juga meng-update peraturan pajak di website pajak. Jadi kita siap saja diperiksa," tegas Merry.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Amman Lanjutkan Penambangan...
Amman Lanjutkan Penambangan Fase 8 di Batu Hijau, Cadangan Capai 460 Juta Ton
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
2 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
4 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
7 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved