DPR hanya setujui pemotongan anggaran K/L Rp13,202 T

Rabu, 26 Juni 2013 - 10:31 WIB
DPR hanya setujui pemotongan...
DPR hanya setujui pemotongan anggaran K/L Rp13,202 T
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui pemotongan anggaran Kementeri/Lembaga (K/L) hanya sebesar Rp13,202 triliun. Angka itu jauh lebih kecil dari yang diajukan pemerintah sebesar Rp24,602 triliun.

Dilansir dari laman Setkab, Rabu (26/6/2013), jumlah penghematan yang disetujui komisi-komisi DPR itu tidak saja jauh dari yang diajukan pemerintah dalam RUU APBNP 2013, bahkan juga masih di bawah angka blokir mandiri yang diajukan K/L untuk penghematan/pemotongan anggaran pada Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp20,389 triliun.

Ada beberapa K/L yang menunjukkan selisih pemotongan anggaran sangat besar, antara yang tertuang dalam RUU APBNP 2013; Usul Pemblokiran Mandiri; dan Hasil Pembahasan/Persetujuan Komisi di DPR. Berikut adalah contoh-contohnya:

Kementerian Dalam Negeri, dalam APBN 2013 mendapat alokasi anggaran Rp15,782 triliun, dalam RAPBNP 2013 diusulkan dipotong Rp1,234 triliun sebagaimana usulan blokir mandiri yang diajukan Kemendagri. Namun yang disetujui DPR hanya Rp158,4 miliar.

Kementerian Pertahanan, mendapatkan alokasi anggaran Rp81,963 triliun pada APBN 2013, diusulkan dipotong Rp1,390 triliun dalam RAPBNP 2013 sesuai jumlah blokir mandiri yang diajukan. Namun DPR hanya menyetujui pemotongan anggaran sebesar Rp182,667 miliar.

Kementerian Perhubungan, mendapatkan alokasi anggaran Rp36,679 triliun pada APBN 2013, diusulkan pemotongan anggaran Rp2,603 triliun pada RUU APBNP 2013 atau dibawah usulan blokir mandiri sebesar Rp2,709 triliun. Namun yang disetujui DPR pemotongan anggaran Kementerian perhubungan hanya Rp1,618 triliun.

Kementerian Kesehatan, mendapatkan alokasi anggaran Rp34,581 triliun dalam APBN 2013, diusulkan pemotongan anggaran sebesar Rp1,901 triliun pada RUU APBNP 2013 atau diatas usulan blokir mandiri sebesar Rp783,809 miliar. Namun DPR hanya menyetujui pemotongan anggaran sebesar Rp175 miliar.

Kejaksaan Republik Indonesia, mendapatkan alokasi anggaran Rp4,362 triliun pada APBN 2013, diusulkan pemotongan anggaran sebesar Rp176,665 miliar sesuai usul blokir mandiri. Namun DPR hanya menyetujui pemotongan anggaran sebesar Rp16,301 miliar dalam APBNP 2013.

Kementerian Pekerjaan Umum, mendapatkan alokasi anggaran Rp77,978 triliun pada APBN 2013, diusulkan pemotongan anggaran Rp6,155 triliun pada RUU APBNP 2013, atau di atas usulan blokir mandiri sebesar Rp3,803 triliun. DPR menyetujui pemotongan anggaran sesuai usulan blokir mandiri sebesar Rp3,803 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved