IHSG berpeluang menguat di atas level 4.600

Kamis, 27 Juni 2013 - 08:33 WIB
IHSG berpeluang menguat...
IHSG berpeluang menguat di atas level 4.600
A A A
Sindonews.com - Berakhirnya era jual di Wall Street menjadi kabar suka cita di Bursa Indonesia merujuk kenaikan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu sebesar 168,85 poin (3,82 persen).

"Saya memperkirakan IHSG berpotensi menguat kembali dan bercokol di atas level 4.600 kembali dalam perdagangan Kamis menuju stabilisasi ke depannya sekaligus mengubur impian beberapa analisis liar yang mengatakan IHSG menuju ke level 4.200-4.000," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Kamis (27/6/2013).

Menurut Edwin, kenaikan ini juga didukung analisinya yang secara teknikal juga menunjukkan tren menguatnya IHSG hari ini.

"IHSG akan berada pada kisaran 4.498-4.649. Pola white candle di area oversold terbentuk atas IHSG mengindikasikan kelanjutan kenaikan," tandasnya.

Kabar menggembirakan kembali datang dari Wall Street setelah Dow Jones kembali menguat di hari ke-2 sebesar 149,83 poin (1,01 persen) ditutup pada level 14.910,14 diikuti turunnya the Vix 6,82 persen ditutup pada level 17,21.

Penguatan itu menyusul rilis pertumbuhan ekonomi yang tercermin dalam GDP AS kuartal/2013 tumbuh hanya 1,8 persen, yang artinya jauh di bawah ekspektasi awal dan konsensus ekonom sebesar 2,4 persen, dimana ini diartikan meredakan ketegangan apakah The Fed akan mengurangi atau menghentikan program QE III dalam waktu dekat merujuk masih lemahnya riil pertumbuhan ekonomi AS.

Kenaikan Dow selama dua hari ini sebesar 250,58 poin (1,7 persen) sekaligus menghapus penurunan Dow yang terjadi Senin (24/6/2013) 139,84 poin (0,94 persen) dan ini mengindikasikan mulai berakhirnya era aksi jual di Wall Street, dimana hal ini justru menjadi mimpi buruk bagi trader komoditas emas.

Setelah emas turun tajam kembali menjadikan emas year to date (1/1-26/6) turun USD450,2/OZ (26,86 persen).

"Saya memperkirakan gold berpotensi turun kembali sebesar 13,52 persen hingga 18,42 persen sampai akhir tahun 2013," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
32 menit yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
47 menit yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
2 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved