Harga emas reli memotong penurunan terburuk

Jum'at, 28 Juni 2013 - 14:56 WIB
Harga emas reli memotong...
Harga emas reli memotong penurunan terburuk
A A A
Sindonews.com - Harga emas berjangka kembali rebound dari level terendah dalam 34 bulan, memangkas kemerosotan kuartalan terburuk setidaknya sejak 1920.

Spot emas naik sebesar 1 persen menjadi USD1,212.38 per ounce dan diperdagangkan USD1,206.10 pada pukul 02.38 waktu Singapura. Sebelumnya, harga sempat meluncur ke angka USD1,180.50, terendah sejak Agustus 2010.

Harga turun sebesar 25 persen sejak awal April di tengah spekulasi Federal Reserve AS (Fed) akan mengurangi program stimulus. Sementara harga (logam lain) perak naik 1,9 persen menjadi USD18,838 per ounce (mengurangi penurunan kuartalan terbesar) dan platinum jatuh ke level terendah sejak Oktober 2009.

Seperti diketahui, emas dalam kerugian tahunan terbesar lebih dari tiga dekade setelah mendapatkan keuntungan selama 12 tahun (sebagai dampak pemotongan biaya pinjaman Fed dalam upaya meningkatkan perekonomian).

Analis dari Morgan Stanley kepada Credit Suisse Group AG dan Goldman Sachs Group Inc memperkirakan, dipotong bulan ini prospek pembelian aset berkurang.

"Kami sudah cukup banyak data positif dari AS dan orang masih terfokus pada stimulus, sehingga emas tertembak cukup sulit," kata Alexandra Knight, ekonom Bank Nasional Australia, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (28/6/2013).

"Ada kehilangan kepercayaan pada emas yang terlihat dalam likuidasi ETF. Meski demikian masih ada orang yang tertarik. Namun, karena harga telah jatuh begitu banyak dan begitu cepat, mereka menunggu kondisi stabil," jelasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
22 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved