Kenaikan Harga Emas hingga CPO Jadi Sentimen Positif, IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Lagi
Senin, 12 September 2022 - 08:25 WIB
loading...
IHSG hari ini berpeluang menguat. Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan penguatan pada sepanjang perdagangan di awal pekan. Didorong sejumlah sentimen positif, indeks diprediksi bergerak pada kisaran 7.209 - 7.305.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama sepekan lalu IHSG menguat 0,91% disertai net buy investor asing sebesar Rp3,73 triliun, perdagangan awal minggu ini berpeluang menguat.
"Perdagangan di awal minggu ini, Senin, saya perkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya, didorong sentimen positif mulai dari penguatan Indeks DJIA sebesar 1,19% disertai kenaikan EIDO sebesar 0,62%,” kata Edwin dalam risetnya, Senin (12/9/2022).
Edwin menambahkan, sentimen positif lainnya adalah naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak sebesar 3,06%, emas 0,43%, minyak sawit mentah atau CPO 2,51% serta nikel 5,31%.
Di sisi lain, sentimen negatif berpotensi muncul hari ini berasal dari kembali turunnya batu bara di hari ke-4 sebesar 0,81% atau 7,32% dalam empat hari. Hal ini terjadi di tengah kembali naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun mendekati level 3,5% serta semakin maraknya aksi demo menentang kenaikan harga BBM dari berbagai lapisan masyarakat.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama sepekan lalu IHSG menguat 0,91% disertai net buy investor asing sebesar Rp3,73 triliun, perdagangan awal minggu ini berpeluang menguat.
"Perdagangan di awal minggu ini, Senin, saya perkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya, didorong sentimen positif mulai dari penguatan Indeks DJIA sebesar 1,19% disertai kenaikan EIDO sebesar 0,62%,” kata Edwin dalam risetnya, Senin (12/9/2022).
Edwin menambahkan, sentimen positif lainnya adalah naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak sebesar 3,06%, emas 0,43%, minyak sawit mentah atau CPO 2,51% serta nikel 5,31%.
Di sisi lain, sentimen negatif berpotensi muncul hari ini berasal dari kembali turunnya batu bara di hari ke-4 sebesar 0,81% atau 7,32% dalam empat hari. Hal ini terjadi di tengah kembali naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun mendekati level 3,5% serta semakin maraknya aksi demo menentang kenaikan harga BBM dari berbagai lapisan masyarakat.
Lihat Juga :